Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mengandung Pewaris Tuan CEO

Mengandung Pewaris Tuan CEO

“Bangsat!” Seraya mengumpat keras, sang CEO mengarahkan setir mobilnya mengikuti panduan dalam digital maps menuju rumah sakit yang paling dekat dengan dirinya berada saat ini. Diinjaknya pedal gas dalam-dalam, mengejar waktu seperti orang lupa diri.
1043.7K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as tersesat di jalan yang benar
Read
+Library
504 Not Found

504 Not Found

sahut Dosennya. "Iya pak maaf, dijalan macet," "Kalau macet ya perkirakan kamu datangnya lebih pagi," "Iya Pak, maaf," "Ya sudah, masuk," "Terimakasih pak," jawab Keysa sambil masuk ruangan dan duduk disamping Rere temannya.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as tersesat di jalan yang benar
Read
+Library
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Oleh sebab itu, Wallace agak kewalahan dan mencari rute lain untuk menghindari rintangan. Tori fokus mengoperasikan laptopnya. Setelah berhasil mengakses peta satelit, semua rute jalan pun terpampang jelas di depannya. "Ada kecelakaan di depan sana, belok kiri setelah pertigaan, lalu lewati jembatan dan belok kanan di persimpangan kedua." "Baik." Suara Wallace tetap terdengar tenang. Tori agak kesal mendengar jawaban Wallace. Tori berusaha sebaik mungkin untuk membantunya, tetapi Wallace malah hanya menjawab sepatah kata.
9.34.9M viewsCompletedAdded to Library 123.1K Times as tersesat di jalan yang benar
Show Reviews (1893)
Read
+Library
Mhealie 99
cerita nya seru sayang nya dari satu bab 10 koin sekarang sudah 14 koin, bantuan penerima koin juga sedikit tolong dong jangan di tambah lagi koin untuk membaca setiap bab nya, walau di tambah tapi mendapatkan koin nya di permudah juga..
Iss
utk Paviliun Angin, bnr² tega bgt ya.bisa²nya bikin ak maraton baca selama 26hr nggak peduli hbs jutaan buat beli koin smpe mataku kyk panda bengkak ngkak ngkak.kadang smpe lupa mkan. Tolong UPDTEnya yg banyak&jgn lama². jgn bikin aku tersiksa krna penasaran cerita selanjutnya......
Read All Reviews
Suamiku Gay?!

Suamiku Gay?!

Lalu mencari celah untuk turun dengan memanjat pun sangat tidak mungkin, tidak ada pijakan atau pegangan yang bisa Teresia raih. Jalan yang benar adalah tetap menunggu di dalam kamar sampai Arga kembali. "Nyebelin!" Teresia menghentakkan kedua kakinya kesal. Dia kemudian duduk di sofa di dekat tasnya yang berisikan baju-baju lamanya. Secercah ide masuk ke dalam otaknya yang kecil.
9.336.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as tersesat di jalan yang benar
Read
+Library
Tersesat

Tersesat

Bahkan disiksa sekalipun dia harus tetap mampu mengendalikan amarah dan tetap menjaga sikap. Apalagi jika urusannya nyawa, bunuh-membunuh. Karena dalam pemahaman Zimat, nyawa itu kewenangan penuh milik Tuhan. Jika Nay memakai naga bumi untuk membunuh, artinya dia telah lancang mengambil kewenangan Tuhan. Itu kesalahan paling fatal yang tidak termaafkan. Dosa yang tidak bisa ditebus meski dengan memberikan nyawanya sendiri sebagai ganti. Menjelang malam bis yang mereka tumpangi Sampai di terlimal lawas kota Genteng. Mereka naik dokar---kereta kuda--- menuju utara, menuju Lembah Biru. Sepanjang perjalanan mereka hanya diam, sibuk dengan fikiran masing-masing. ********
104.5K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as tersesat di jalan yang benar
Read
+Library
Membuatmu Jatuh Cinta Lagi

Membuatmu Jatuh Cinta Lagi

“Setahuku cuma ada satu rute bus ke sana, terus harus pakai taksi sebelum lanjut ke bus berikutnya.” Sesungguhnya, Adisti cemas bakal tersesat. Akan tetapi, perempuan itu kadung murka menyadari liciknya permainan Utari. “I’m all good. Kan bisa tanya warga lokal seandainya butuh arahan.” Batara dan Chelsea bertukar pandang. Sekilas, ada percik cemas dan penasaran dari sorot mata keduanya, tetapi mereka enggan melangkah terlalu jauh.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as tersesat di jalan yang benar
Read
+Library
Terjerat di Hati yang Salah

Terjerat di Hati yang Salah

rutuknya setelah yakin jika gadis di hadapannya adalah orang yang sama. “Apa Anda bilang? Apa saya tidak salah dengar? Bukankah barusan Anda yang menabrak saya?” Mentari menjawab tak kalah sewotnya. “Hmmm, coba lihat posisi Anda berdiri, Nona. Apakah sudah benar di jalurnya?” Mentari celingukan, memang benar, dirinya berdiri di jalur masuk. Seharusnya ia berada di jalur keluar.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as tersesat di jalan yang benar
Read
+Library
Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Aku menyelipkan abu anak kami ke tangannya, lalu menyetir sendiri. Sepanjang jalan, kami terdiam. Ben tampak merasa bersalah dan menutup kepalanya sambil meminta maaf. “Merry, maaf. Tadi malam aku sudah melihat rutenya, entah kenapa hari ini masih saja …” Tiba-tiba aku teringat peta yang dilihatnya sebelum tidur.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as tersesat di jalan yang benar
Read
+Library
KAU SESALI USAI KU PERGI

KAU SESALI USAI KU PERGI

Kedua tangannya bertaut di sela kedua paha dengan tatapan lurus pada keramik hitam bermotif abu-abu di bawah kakinya. "Aku tak melihat dia seperti itu, Ma." Saraswati membuang muka. Sikap keras kepala Firdaus sejujurnya menurun darinya, hanya saja Firdaus tak sehati-hati dirinya dalam mengambil langkah. "Mama lebih baik banyak istirahat. Besok aku akan mengantar Mama kontrol ke dokter," sambungnya, berusaha mengalihkan topik bahasan. "Emangnya kamu nggak ke kantor?" Saraswati menautkan alis, mengingat yang biasa mengantarnya adalah sopir di rumah ini.
1012.2K viewsOngoingAdded to Library 427 Times as tersesat di jalan yang benar
Read
+Library
Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

"Tapi aku tidak bisa melihat jalan lain... Aku telah kehilangan segalanya." Takeshi menarik nafas dalam-dalam, merasakan berat dari situasi tersebut. "Ada jalan lain," katanya. "Biarkan aku membantumu. Bersama, kita bisa menemukan cara untuk memperbaiki kesalahan masa lalu tanpa menumpahkan lebih banyak darah." Pria tua itu tampak ragu, tetapi kilatan harapan muncul di matanya. "Mungkin... mungkin kau benar," katanya, suaranya hampir tidak terdengar.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as tersesat di jalan yang benar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status