ENAK, PAK DOSEN!
Pemandangan antara darah, benang bedah yang ditarik kencang, dan tekstur kulit yang dipaksa menyatu kembali membuat perut Jimmy bergejolak hebat.
Wajahnya yang tadi sempat membaik, kini kembali memucat, bahkan lebih hijau dari sebelumnya.
“Dok ... itu ... pelan-pelan, Dok. Jangan ditarik sekencang itu, nanti kalau putus gimana?”
“Tidak akan putus, Tuan. Ini hanya—”
Belum sempat dokter menyelesaikan penjelasannya tentang kekuatan benang bedah tersebut, suara dentum keras sudah lebih dulu memotong kalimatnya.
Bab Populer