Gemintang
Keenan mendekat kearah Devina, jarak mereka semakin terkikis dan menyisakan sepersekian sentimeter diantaranya.
“Pak..,” Devina menelan ludah.
Keenan menghela nafas panjang dan mengulas senyumnya.
“Saya sudah terima undangan pernikahan kamu dan Sena. Selamat ya, ternyata kamu benar-benar serius sama dia,” ujar Keenan.
“Ah, itu. Terimakasih atas ucapannya, Pak,” Devina beringsut mundur dengan perlahan, jujur saja ia tak nyaman dengan situasi ini.
Hot Chapters