Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TERJERAT GODAAN OM ADRIAN

TERJERAT GODAAN OM ADRIAN

Jemarinya berkeringat dingin, bergetar halus seakan ikut membawa gugup yang memenuhi dadanya. “Sudah sampai, Nona,” ucap sopir dengan suara ramah, meliriknya sekilas melalui kaca spion. Safira mengangkat wajah. Pandangannya segera terpaku pada pagar besi di hadapannya. Di balik pagar, sebuah rumah besar bergaya modern tampak berdiri dengan anggun. Ini rumah Tante Vivian… batin Safira, menarik napas panjang.
101.2K viewsOn holdAdded to Library 40 Times as jinan safa safira
Read
+Library
Jangan Paksa Aku...

Jangan Paksa Aku...

Jakunnya jadi naik turun, membayangkan sensualitas diriku. “Husss seksi tauuk,” cela Safira, lihat kecentilanku. “Emang aku pikirin!” “Pasti mata lelaki pada jelalatan dan tak akan melewatkan tubuhmu yang seksi ini, jika kau keluar rumah…” ucap Safira, sambil mengelus pinggulku dan dengan jailnya dia sedikit menyingkap dasterku, hingga memperlihatkan pantatku yang polos.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 190 Times as jinan safa safira
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Sopir Bapak

Terpaksa Menikahi Sopir Bapak

Fatih menepuk paha Pramudya gemas lalu memelukku lebih erat. "Oh, jadi itu yang dilakukan Pramudya kalau lagi kosong?" Tanyaku tak percaya. Fatih mrngangguk. "Dia Don Juan Safira. Entah berapa perempuan yang keluar masuk pelukannya!" "Safira. Kau hanya mendengar sebelah pihak. Lagi pula ini bisa dikatakan dalam perbuatan pencemaran nama baik!" Pramudya melipat kedua tangannya di dada.
1062.3K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as jinan safa safira
Read
+Library
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

bisik Safa. *****
9.645.6K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as jinan safa safira
Read
+Library
Cinta dalam Serpihan Safir

Cinta dalam Serpihan Safir

tanya gadis itu. Bian mengangguk lesu. Melihat Bian tak bersemangat, gadis itu memikirkan sebuah cara untuk melihat lengkungan indah di bibir Bian. “Oh iya, aku punya sesuatu!” Mendadak saja gadis asing itu mengeluarkan sebuah permata safir di dalam tasnya. “Ini adalah safir milik ayahku.” Binar netra Bian tampak memancarkan kekaguman akan bongkahan kecil dari permata itu. Safir, warna yang sama dengan manik matanya.
936 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as jinan safa safira
Read
+Library
Kaulah Jodohku

Kaulah Jodohku

Tak pernah lupa ucap syukur serta terima kasih yang selalu Safa lontarkan pada suaminya. “Mas, aku mau bertemu Finna hari ini boleh nggak?” tanya Safa mendongak. Azril mengernyit tidak tahu. “Finna?” “Iya, Mas, dia teman waktu pondok dulu. Dia orang Kuningan, tetapi tinggal dan kerja di kota,” kata Safa memberitahu. Walau tak yakin akan mendapat izin suaminya. Azril merasa bimbang. Tatapannya melekat di wajah Safa dengan penuh rasa kekhawatiran. Tidak ingin memberi jawaban yang membuat istrinya kecewa.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 255 Times as jinan safa safira
Read
+Library
GADIS AMNESIA MILIK SANG PEWARIS

GADIS AMNESIA MILIK SANG PEWARIS

Tok, tok, tok! “Mas Dexter! Ini saya!” ucap Safira yang sekarang berada di depan pintu pria itu, sepanjang jalan sampai ke pintu Safira menatap takjub pada pemandangan kota malam, kalau gelap tak terlalu mengerti jika di lihat.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as jinan safa safira
Read
+Library
Persona

Persona

"Jadi sekarang kita mau ke mana?" Safira memandang Gilang. Lalu kembali mengedar pandang ke jalan raya. "Aku sebenarnya nggak mau pulang ke sana, tapi...setelah aku pikir-pikir lagi. Aku harus pulang." Safira menatap Gilang. "Karena barang-barang aku juga banyak di sana. Habis itu rencananya aku mau ikut kamu aja. Kita pulang ke Jakarta hari ini juga." Safira sudah tak memangis lagi, tapi matanya masih terlihat bengkak karena habis menangis. "Boleh,"
106.5K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as jinan safa safira
Read
+Library
Dosa Termanis dengan Calon Iparku

Dosa Termanis dengan Calon Iparku

"Kamu ke sini tadi sama siapa?" "Aku ... dianter sopir, Mas. Kai gak ngizinin aku pergi pakek kendaraan umum." Telapak tangan Safira betah berada di gelasnya. Dia berusaha untuk tidak menatap intens Arkana yang selalu tampil formal. Setelan kemeja dan jas selalu menjadi andalannya. Jawaban Safira cukup membuat Arkana terkejut sebentar. Itu artinya, Kai memang sungguh-sungguh menjaga Safira dengan baik dan penuh cinta.
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 226 Times as jinan safa safira
Read
+Library
Kubawa Maduku dalam Kesengsaraan

Kubawa Maduku dalam Kesengsaraan

“Mau pindah kapan terserah Mas saja.” “Besok aku urus, kamu tanya Nayma mau apa tidak. Di sana tempatnya orang-orang kaya, bayarnya mahal.” “Wah, aku akan datang sebagai orang kaya dong, Mas kalau kesana.” Ucapan Safira diiringi dengan tawa kecil. Hatinya bahagia perlahan bisa merebut perhatian dan juga perasaan Hanan. Saat ini password ponsel Hanan pun dia tahu, dan ia juga paham kalau suaminya sudah tidak pernah menghubungi Felicia lagi.
93.9K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as jinan safa safira
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status