Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pena Ajaib

Pena Ajaib

ucap Ocin seraya mengamati pena di tangannya. Keajaiban pun terjadi beberapa detik setelah Ocin selesai menuliskan kalimatnya. Perubahan diawali dengan pandangan mata Ocin yang mulai kabur saat melihat pena. Selain itu, Ocin yang awalnya dalam posisi berdiri di depan toilet warung, kini dia merasakan pantatnya menepak kursi. Padahal saat itu dia tidak merasa pindah posisi untuk duduk. Dan memang tidak ada kursi di sekitar toilet warung. Perlahan pandangannya terlihat jelas kembali dan betapa terkejutnya dia saat melihat sekarang dirinya berada di....
102.4K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as dea safira
Read
+Library
Safe Haven

Safe Haven

goda Sarah sambil terkekeh, Valen menepuk tangannya dengan agak keras. "Sembarangan aja kalo ngomong, udah yuk belanja nanti pulangnya kemaleman. Kasian tuh Teddy bawa dua bayi," sahut Valen sambil menarik tangan Sarah untuk mengikutinya. Valen lalu kembali memperhatikan kartu tersebut dan berpikir keras. Apa yang harus Gue beli?? **
1.1K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as dea safira
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Maafkan aku, yang tak bisa mengembalikan jejak kakimu Untuk kemudian kau berikan pada lainnya Atau tanah yang kau bisiski Biarkan aku sebagai perawat untuknya Perpisahan, satu hal yang tak diinginkan. Walau begitu, kenangannya tentang seseorang membuat Zamrud harus pergi. Entah berapa langkah lagi dia akan benar-benar akan keluar atau tetap terjebak dalam permainannya sendiri. Zamrud meninggalkan Dewi dan Nyimas untuk pergi ke kota. Bohong, dia harus berbohong terus demi cintanya. Banyak yang bilang dia pria tak berlogika. Hanya mementingkan keberadaan dirinya tanpa tahu manusia lain juga mempunyai perasaan. Entah apa hubungannya, bagi Zamrud dia harus cepat menyelesaikan pelik diri sendiri
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as dea safira
Read
+Library
Davira

Davira

batinnya frustasi. "Enghh!" suara Davira yang mengerang, Haikal dapat melihat jelas gadis itu yang menggeliatkan tubuhnya dengan mata terpejam. Selimut yang menutupi sekujur tubuh tingginya melorot merosot ke bawah lantai akibat pergerakan Davira yang super. Haikal menatap tak berkedip pada sepasang kaki jenjang mulus dengan warna kulit tak terlalu putih namun juga tak terlalu hitam. Warna kulit tubuh Davira cenderung kuning langsat yang menjurus ke eksotis, hal itu yang menjadi daya tarik tersendiri untuk Haikal yang tergugah dengan suguhan di atas ranjang sana.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as dea safira
Read
+Library
Shirea

Shirea

Lavina melempar sisa apel ke perapian. “Apa kau benar-benar tidak bisa tinggal di sini lagi seperti dulu?” Aleea tampak sedih bercampur kecewa. “Maaf, posisiku saat ini sangat sulit untuk bergerak bebas.” Sarah tersenyum miring sambil memungut pedangnya lalu melemparnya ke tepian. “Baguslah, setelah itu hiduplah bersama putra mahkota dan menjauhlah dari kami.”
109.9K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as dea safira
Read
+Library
Dua Sisi

Dua Sisi

Sementara dari kejauhan, si pemuda soleh itu masih terus memperhatikan kedua gadis yang duduk di shaft paling ujung belakang. “Kenapa, Mad? Ada yang aneh sama Ayu dan temannya?” tanya Samsul seketika yang mendapati Ahmad sedang terdiam memperhatikan Ayu dan Ameera. “Ah, Ndak, Sam!” sahut Ahmad. “Itu yang sama Ayu siapa sih, Sam? Kok, kayaknya aku belum pernah liat?” tanyanya kemudian. “Oh itu, santriwati baru. Orang Jakarta.”
108.4K viewsOngoingAdded to Library 234 Times as dea safira
Read
+Library
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

Beberapa individu di puncak gedung maupun individu di balon udara berbalas-balasan menembakkan [Bola-Bola Aura]. Tiga individu dari kelompok petualang—Trendia—terlibat bentrok dengan kelompok yang Kael pandu. Dilatarbelakangi oleh perebutan batu safir Dwiwarna yang berhasil didapatkan oleh tim Trendia saat melangsungkan perlombaan pencarian batu mestika. Dan di pasaran harganya senilai 810.000 Kinh keatas. Yang menjadi soal adalah batu safir Dwiwarna ditemukan secara bersamaan oleh anggota Trendia dan Kleus, hanya saja bantuan lebih cepat datang dari kelompok Trendia yang menyebabkannya berhak lebih dulu mengklaim kepemilikan batu tersebut. Tim Trendia menolak tawaran kolaborasi, sehingga se
1020.3K viewsOngoingAdded to Library 569 Times as dea safira
Show Reviews (6)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Read All Reviews
ASFHA ZIARA

ASFHA ZIARA

Kagak salam kagak apa kagak ada akhlaq banget bisanya cuma nyerocos aja Hehe maaf banget cantek, gue tau lo cantek. Emm btw sama tugas Pak Alzam gimana? Boleh minta contekan dong hehe Dasar kutu kupret kalo ada sesuatu pasti baik, gue belom ngerjain lupa ey! Huwahhhh, gue tarik lagi gak jadi bilang cantek:( Asfha tak membalas chat Fika, dia mencari nama teman yang bernama Arsad, setelah ditemukan Asfha langsung chat.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as dea safira
Read
+Library
Liara

Liara

Apa salahnya hingga harus menjadi penyebab orang-orang yang dikasihi terluka dan bahkan mati. Harta Orlando? Memang apa salahnya? Apa Hagan meminta dilahirkan sebagai pewaris tunggal PT Afla Tijaya? Dahulu Tere, sekarang Liara. Apa ini akan berlanjut hingga waktu yang lama? Setelah ini, apa Liara akan kembali menjadi sasaran orang-orang tidak berperasaan itu?
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as dea safira
Read
+Library
TERJERAT GODAAN OM ADRIAN

TERJERAT GODAAN OM ADRIAN

“Oh… jadi ini yang akan menjadi asistenmu? Cantik juga.” Safira buru-buru tersenyum sopan. “Saya Safira. Senang bertemu dengan Anda.” Clara tersenyum manis, tapi nada suaranya mengandung sindiran. “Manis sekali… tidak heran kalau kamu cepat dekat dengan keluarga besar ini.” Rafael langsung memotong, nadanya tajam. “Clara, cukup. Jangan memulai.”
101.3K viewsOn holdAdded to Library 38 Times as dea safira
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status