Sentuhan Adik Sahabatku
eslestaending novel jangan salahkan aku selingkuhnovel jangan salahkan aku selingkuhjanda selingkuhnovel jangan salahkan aku jika selingkuh
“Gue dengar lo di Jakarta sekarang.”
“Iya,” jawab Birru pelan. “Kenapa?”
“Gue mau ajak lo bisnis kecil-kecilan. Lo mau join?”
Birru duduk tegak. “Bisnis apa? Gue lagi nggak bisa yang gede, Jo. Kondisi gue lagi kacau.”
“Tenang,” suara Jordi terdengar santai. “Kita mau buka tempat billiard. Bertiga. Gue, lo, sama Tommy. Modal sekitar seratus lima puluhan. Patungan lima puluh per orang.”