Menantu Sultan
Ditambah lagi kulitnya yang masih kencang, tak akan ada yang mengira jika usianya lebih dari setengah abad.
“Martha!”
“Iya ini aku, kenapa kaget?” tanyanya sambil tertawa.
Aku melirik Jalu, ia nampak tak suka dengan kedatangan Martha namun ia diam saja dan meraih segelas jus, membuka tutupnya dan memberikan minuman itu kepadaku.
“Jus manga,”
“Ohh iya, makasih.”
“Ehh tunggu, itu jus mangga beli di mana? Harus yang jelas sehat dan bersih.”
Hot Chapters