Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Telepon Gadis Misterius Sebelum Siaran Usai

Telepon Gadis Misterius Sebelum Siaran Usai

Aku sudah menjadi penyiar radio larut malam selama sepuluh tahun. Telepon terakhir sebelum program itu dihentikan adalah dengan seorang mahasiswi. "Halo, Bu Eirene, aku merasa sangat tersiksa. Aku jatuh cinta pada dosen universitasku sendiri. Meskipun dia sudah nikah, dia memperlakukanku dengan sangat spesial." "Waktu aku sakit, dia masak untukku. Waktu aku sedih, dia temani aku ngobrol sampai larut malam, ngajak aku jalan-jalan untuk tenangin pikiran ...." Setelah mendengarkannya dengan sabar, aku perlahan membuka mulut untuk menenangkan, "Memiliki perasaan kagum pada lawan jenis yang luar biasa itu sangat normal, tapi yang paling penting sekarang adalah menyelesaikan kuliahmu." "Sebenarnya, waktu SMA aku juga pernah diam-diam menyukai guru magang. Sampai akhirnya bertemu suamiku, barulah aku tahu seperti apa cinta yang dewasa itu. Semoga di masa depan kamu juga bisa bertemu orang yang benar-benar tepat untukmu." Gadis itu tertawa pelan dengan nada yang sulit dimengerti. "Aku iri sekali padamu, istri dosenku."
231 viewsCompletedAdded to Library 6 Times as juru masak
Read
+Library
Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Ini adalah malam tahun baru ketiga sejak suamiku bangkrut. Rumah kami begitu miskin sampai tidak tersisa beras sedikit pun. Dia bilang, dia ingin makan daging. Dengan suhu minus 20 derajat dan badai salju lebat, aku menahan dingin sambil mengendarai motor listrik tua untuk mengambil pesanan kerja lepas. Jalanan terlalu licin. Aku dan motorku terperosok ke selokan. Beberapa tulang rusukku patah dan di tengah salju yang menutupi langit, tubuhku perlahan kehilangan suhu. Menjelang ajal, tanganku masih mencengkeram erat kotak lauk daging goreng yang kubeli khusus untuk tambahan makanannya. Setelah jiwaku meninggalkan tubuh, aku melayang kembali ke rumah kontrakan kami yang selalu berangin, tetapi tak ada seorang pun di sana. Aku keluar dan melihat suamiku berdiri rapi dengan setelan jas di sebuah vila mewah yang hanya terpisah satu jalan. Di tangannya sedang menggoyangkan segelas anggur merah dengan santai. Sekelompok pengawal bersikap sangat hormat kepadanya. Aku melayang mendekat dan mendengar dia bergumam, "Aku benar-benar nggak kepengin lagi jalani hidup sengsara begini. Kalau wanita bodoh itu tahu aku pewaris orang terkaya, mungkin dia akan senang setengah mati." "Tapi, ke mana dia pergi? Kenapa belum pulang untuk masak? Benar-benar makin malas saja." Namun dia tidak tahu, aku tidak bisa pulang lagi.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as juru masak
Read
+Library
Aturanmu, Bukan Aturanku!

Aturanmu, Bukan Aturanku!

Aku adalah Isha, putri dari bos mafia nomor satu di Sisilia. Sejak kecil aku selalu memberontak. Ayah takut aku suatu hari bertindak gegabah dan menikah dengan orang yang tidak pantas, jadi dia langsung memberi perintah bahwa aku harus bertunangan dengan Luca, pewaris Keluarga Marino yang sedang naik daun. Meskipun ini pernikahan politik, setidaknya aku ingin memilih cincin yang kusukai. Oleh karena itu, aku menghadiri lelang keluarga mafia. Saat cincin permata penutup acara ditampilkan, aku mengangkat papan penawaran. Palu lelang bahkan belum jatuh ketika suara wanita yang arogan terdengar dari samping belakangku. "Gadis kampungan sepertimu berani ini menyaingiku? Empat miliar! Kalau tahu diri, cepat keluar sendiri." Tempat itu langsung hening selama beberapa detik, hanya terdengar suara rana kamera yang pelan. Aku menoleh dan melihat seorang wanita mengenakan gaun haute couture berwarna emas. Senyum santai menggantung di sudut bibirnya, seolah seluruh ruang lelang adalah panggung pribadinya. Belum sempat aku bicara, juru lelang sudah tergesa-gesa mengetukkan palu. "Terjual! Selamat kepada Nona Sophie yang berhasil mendapatkan cincin utama 'Bintang Abadi'!" Alisku mengerut dan amarahku membuncah. "Belum selesai dilelang sudah bisa diketuk? Tempat ini aturannya buruk sekali." Sophie berbalik dengan tatapan tajam, menilikku dari ujung sepatu hingga puncak kepala. "Aturan?" Dia mengejek, "Sayang, aku ini Sophie, adik angkat Luca, pewaris Keluarga Marino. Di sini, akulah aturan!" Aku tak bisa menahan tawa. Kebetulan sekali, Luca adalah nama tunanganku. Aku segera mengambil ponsel dan menekan nomor yang sudah kuhafal. "Luca,'adik angkatmu’ baru saja merebut cincin pertunanganku. Kamu mau gimana?"
29.2K viewsCompletedAdded to Library 905 Times as juru masak
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status