Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ISTRI PILIHAN TUAN BRAGA

ISTRI PILIHAN TUAN BRAGA

Puisi Braga "iih kak Bram ini kalau sudah buat puisi, pasti aku selalu bisa luluh, hmm ya sudah aku ingin membalas puisi kak Bram ya. "Memang tidak mudah menjadi yang kau inginkan, namun aku selalu pasrahkan hatiku, takdir yang akan menjawabnya, andaikan engkau tahum betapa aku sangat mencintaimu dan menyayangimu, jika aku bukan jalanmu, aku akan berhenti mengharapkanmu, namun jika aku memang tercipta untukmu, aku akan memilikimu"Puisi Gaby
104.3K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as kahlil gibran puisi
Show Reviews (13)
Read
+Library
gunawan satura
Hmm....kisah yang belum pernah ada, Semoga Gaby segera menyadari kalau Braga adalah Bram seorang hero masa kecilnYa dulu. Sudah tidak sabar melihat mereka bersatu. Di tunggu Thor kelanjutannya, Dan untuk Rachel dan tante Lidia semoga mereka dapat ganjaran yang setimpal....
Issabella Glown
Sumpah Aku gemes baca ceritanya, Gaby lelaki yang selama ini kamu tunggu sudah di depan mata itu, kalau jadi aku pasti akan bisa mengenali walau dia menyamar sekalipun, lanjutkan Thor jangan lama - lama, dan buat Rachel.. biarin saja dia kena hukuman......
Read All Reviews
In Relationship

In Relationship

Bukannya malah cukup mendengar dari pengalaman orang lain. "Biar kata PA, lo ternyata berguna juga idupnya, Bal," seloroh Dinah. "Yee ... malah ngatain gue lagi si bocah!" balas Iqbal kesal. Di barisan belakang, Alya sibuk menghapus air matanya. Namun, tanpa disadari Gibran sudah tak ada di sampingnya. Pria itu pergi menuju rooftop. Ia merasakan sesuatu yang aneh, gadis yang membacakan puisi sekaligus menyanyi tadi membuat hatinya sesak, ia bahkan ingin sekali berlari ke depan dan memeluknya. Perasaan macam apa itu? Bayangkan seandainya Gibran benar-benar melakukannya, dia pasti akan disoraki oleh penonton, atau bagian terburuknya akan dipukuli hingga tak sadarkan diri. Sebab memeluk seorang
87.0K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as kahlil gibran puisi
Read
+Library
After That Night

After That Night

Cinta itu burung yang indah, yang mengemis untuk ditangkap tapi menolak untuk dilukai. ~Kahlil Gibran~ *** Darren sedang duduk terdiam di ruangan metingnya yang tampak sunyi. Para staf utamanya dan juga para Clien penting sudah meninggalkan ruangan itu sejak sepuluh menit yang lalu.
1016.1K viewsCompletedAdded to Library 545 Times as kahlil gibran puisi
Read
+Library
Binar Kalbu

Binar Kalbu

“Kenapa ke sini? Sudah bilang lagi malas.” “Pacarnya datang bukan disambut, tetapi disemprot. Untung gue cinta sama lu,” ujar Abbian dengan ciuman yang sudah mendarat di puncak kepala. “Lu pasti sendirian di rumah, makanya gue ke sini sambil bawa telur gulung kesukaan lu. Seperti biasa, sausnya gue pisah biar telur gulungnya enggak becek.”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as kahlil gibran puisi
Read
+Library
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Dia tahu siapa itu king Darius. Sosok penguasa lautan yang telah melegenda. Dia seorang iblis. Dan makhluk terkutuk itu adalah belahan jiwa-nya. Apakah dunia sedang bercanda. "Kau milikku dan jangan harap bisa lari dariku setelah ini." "Ah!" Jesselyn mendesah keras, mencakar sepanjang punggung King Darius begitu keduanya mencapai klimaks.
1092.5K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as kahlil gibran puisi
Read
+Library
Penguasa hati

Penguasa hati

Kuberdoa setiap malam Menemui Sang Penguasa alam Memohon satu hal yang kudamba Kuminta namaku tertulis dalam jalan takdirmu Bukan hanya sebagai pemeran figuran Hanya lewat dalam kehidupanmu yang keras Atau sang antagonis Sering kali menyakiti perasaanmu yang lembut Namun, sebagai cahaya yang menerangi hatimu Dan menjadi penguasa di dalamnya Senyum merekah di bibir berwarna merah muda tanpa lapisan lipstick itu. Ia segra menyambar gawainya. Mahesa Kamu bisa nulis puisi? Wibi Sebenarnya tidak, tapi entah, tiba-tiba bisa. Mungkin karena cinta, manusia papah sepertiku pun akhirnya menjadi seorang pujangga.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as kahlil gibran puisi
Read
+Library
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kata-kata itu meledak dengan semangat pemberontakan, kesepian, dan kejujuran yang brutal—hal-hal yang tidak pernah ia temukan dalam puisi-puisi kekaisaran yang membosankan dan penuh basa-basi. Sori terduduk lemas di kursi. Harga dirinya sebagai penyair terkenal di Bakkara runtuh seketika. "Hanya dengan satu kalimat ini..." bisiknya dengan suara serak, "setidaknya aku akan terbayang-bayang sepanjang hidupku. Bagaimana bisa dia menuliskan jiwa manusia hanya dalam empat kata?"
101.1K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as kahlil gibran puisi
Read
+Library
Adik Ipar Pengganti Istri

Adik Ipar Pengganti Istri

Namun, Gibran justru melihat Humaira dalam diri Zahra. Sesaat kemudian, Gibran memalingkan wajah. Melihat Zahra membuat dirinya kembali mengingat Humaira. Wajah mereka benar-benar serupa hingga orang luar pasti sulit membedakan. 'Allah,' sebut Gibran dalam hati sambil memejamkan mata. Ia kembali berdoa untuk ditunjukkan jalan yang benar. ‘Dia bukan Humairaku, dia wanita yang berbeda,’ ucapnya masih dalam hati.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as kahlil gibran puisi
Read
+Library
Kukacaukan Acara Keluarga Suamiku

Kukacaukan Acara Keluarga Suamiku

POV Gibran "Kamu dekati Salwa, Mas. Ambil hatinya." "Tapi, kamu janji jangan curiga atau cemburu berlebihan. Ini semua hanya sandiwara," ucapku memastikan. "Siap, Sayang. Mungkin, Gusti Allah sedang menguji kekuatan cinta kita. Aku yakin, akan ada hadiah indah yang nantinya diberikan sang pencipta."
10134.8K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as kahlil gibran puisi
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Bolehlah dia menjadi egois untuk memperoleh kebahagiaan. “Tak ada yang lebih daripada indah daripada hari-hari yang dinaungi cinta. Dan tak ada yang lebih menyakitkan, daripada malam-malam penuh ketakutan, karena ditinggalkan kekasih,” lirih Tania membacakan sebuah kata-kata bijak seorang penyair romantis Libanon, Kahlil Gibran.
10146.8K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as kahlil gibran puisi
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status