Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan
ketus Rana mencecar Kal dengan wajah tanpa ekspresi.
"Kagak," jawab Kal penuh tekanan, ingin rasanya murka dan ingin pula rasanya memaki. Namun, kemurkaan dan keinginan memaki harus dipendam demi kelancaran isi dompet, demi kedamaian pemasukan, dan demi kenyamanan diri untuk tinggal di rumah tanpa memikirkan biaya hidup, "enggak ada yang ajak kumpul atau main," lanjutnya membuat Rasa sontak terkekeh pelan dengan senyum miring dan alis terangkat.
"Biasanya juga kamu duluan yang ajak, tumben," ucap Rana acuh tak acuh.
Bab Populer