Rahasia Mars
Barang-barang yang ada di ruang kerjanya jatuh berserakan, membuat ruang kerjanya berantakan.
"Aduh, zella. Kamu kalau mau panggil Mama, jangan ngejutin Mama dong." Omel Mama kesal. Aku hanya nyengir, "maaf, Ma." Cengirku, menggaruk kepala yang tidak gatal, tidak merasa bersalah.
"Hah, kamu ini." Mama memijat dahinya, pusing menghadapiku.
"Oh ya, kamu ngapain ke sini?" Tanya Mama merapikan barang-barang yang berserakan, karena tadiku kejutkan.
Hot Chapters