Kelana
Itupun masih sulit diterima oleh nalar Bianca yang beranggapan bahwa momentum justru bisa terjadi karena diciptakan.
Bianca memang tipikal orang yang praktis. Ia memiliki standar dan kriteria akan beberapa hal dalam hidupnya. Jika Bianca harus membuat suatu pilihan, maka ia akan kembali pada kriteria dan standar yang telah ia bangun berkaitan dengan hal yang harus ia putuskan. Sepraktis itu. Namun tidak demikian halnya dengan Lana yang memiliki sifat peragu dan sangat mengandalkan rasa, intuisi, dan pertimbangan-pertimbangan lain yang menurut Bianca terlalu rumit. Tapi toh, nyatanya, meski sering berbeda karakter dan pandangan, kedua sahabat itu selalu bisa bersama tanpa merasa lebih benar
Bab Populer