Dokter, Jangan Gitu Dong
Berlian itu berkilau… terlalu jujur untuk nasib yang akan menimpanya.
“Hmm,” gumamnya.
Lama. Sengaja lama.
Sinta berdiri kaku. Tangannya mengepal di sisi tubuh, kukunya menekan telapak hingga nyeri.
“Emasnya dua empat karat.” katanya akhirnya.
"Iya," jawab Sinta.
"Berapa gram beratnya?"
Sinta diam, dia tidak pernah ingat berat rantai kalung tersebut.
Pria itu tersenyum miring dan kemudian menimbangnya.