Pernah menemukan buku yang bikin emosi naik turun kayak roller coaster? 'Suami Brengsek' itu salah satunya. Novel ini bercerita tentang Rara, perempuan kuat yang harus menghadapi kenyataan pahit pernikahannya dengan Aldo, si suami yang semula tampak sempurna tapi ternyata manipulatif dan egois. Plotnya dimulai ketika Rara menemukan pengkhianatan Aldo, lalu perlahan mengungkap bagaimana hubungan toxic mereka terbentuk. Yang menarik, cerita nggak cuma fokus pada konflik rumah tangga, tapi juga bagaimana Rara belajar menemukan kembali jati dirinya setelah years of emotional abuse. Klimaksnya bikin geram sekaligus satisfying karena kita lihat protagonisnya akhirnya berani mengambil kendali hidupnya sendiri.
Dari segi penulisan, novel ini berhasil banget bikin pembaca relate sama perasaan Rara. Adegan-adegan confrontation-nya ditulis dengan intensitas emosi yang tinggi, sampai-sampai aku beberapa kali harus berhenti baca buat nenangin diri. Endingnya mungkin predictable bagi sebagian orang, tapi justru itu yang bikin ceritanya human—kadang hidup memang tentang cliché-cliché yang perlu kita hadapi dengan keberanian.