Penyihir Terhebat di Dunia Lain
ujar Azura.
“He he, kau pikir aku bercanda, hah?!” sahut Camaro.
Wush!
Azura dan Camaro loncat menjauh secara bersamaan.
“Sudah lama sekali aku tidak menyerangmu.” Ujar Camaro sambil menunjukkan kukunya yang panjang.
Switch! Switch!
Azura juga tidak ingin kalah, ia menggerakkan pedangnya dengan sangat lincah.
“Akan aku potong kuku-kuku kotormu itu, Camaro!” sahut Azura.