Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

kata Jeni "Baiklah , ayo kita jalan " kata Sonya Tak lama kami sampai di pujasera , Sonya seperti kelaparan saja , ada 4 menu yang dia pesan , wow selera ibu hamil memang luar biasa. "Sonya ,apa kau yakin ini semua akan habis?" tanya Jeni saat melihat pesanan Sonya. "Yakin lah , kan ini cuma bakso urat , kebab , ketoprak , rujak sama es campur " kata Sonya sambil menyebutkan pesanannya.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 553 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Pesona Sang Mantan

Pesona Sang Mantan

ucapku agak membungkuk dan mundur memberi mereka jalan untuk masuk. "Bun, ini taruh mana?" tanya seseorang sambil kesusahan membawa tiga kantong tas berbahan karton, lalu Tante Laila menoleh ke arah orang yang memanggilnya itu, aku ikut meniliknya. Astaga, aku kenal siapa pemilik mata itu. Lalu ia menurunkan maskernya sampai ke dagu dan menarik napas panjang-panjang. Ia masih sibuk dengan Tante Laila tanpa menoleh padaku.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali Dan Terjebak Bersama Tujuh Vampir Tampan

Terlahir Kembali Dan Terjebak Bersama Tujuh Vampir Tampan

tanya Adrian yang menyadari perubahan langkah kaki gadis di sampingnya. Selena merapatkan jubahnya, merasa agak gengsi namun dia tetap mengutarakan apa yang ada di pikirannya. "Aku... aku ingin membeli satu kantong manisan itu. Tapi, bukan untuk kumakan sendiri." Adrian menaikkan sebelah alisnya, menunggu kelanjutan ucapan Selena dengan sabar.
10815 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Raja Bengis Paling Berkuasa

Kebangkitan Raja Bengis Paling Berkuasa

Jay seraya mamasukkan kotak berisi nasi kebuli daging ke kantong pemanas ransum. Setelah itu, dia memasukkan sejumlah air yang tersedia di ransel dan lekas menutup kantong pemanas tersebut hingga tak sampai menit berlalu, kantong mulai menggembung maksimal. “A-apakah itu akan meledak?” Lina cemas melihat kantong yang menggembung nyaris seperti balon. “Tenang aja, ini tanda bahwa elemen panasnya sedang bekerja di dalam sana. Tunggu sekitar 15 menit lagi sampai mengempis sendiri.” Jay menyahut.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Istri kontrak CEO

Istri kontrak CEO

Berniat menghabiskan malam di tempat bandar Cina dengan berpesta bersama wanita-wanita panggilan. Namun, ketika ia sedang berjalan melewati gang sepi. Tiba-tiba, ia bertemu dengan Kang Tito yang memanggil Santo. "Ada apa, huh?" Tanya Santo dengan mimik wajah sok jagoan. "Saya pengen berbisnis sama akang."
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Dear Mantan

Dear Mantan

Pria itu masih mengamuk, mencakar sofa seperti kucing oren yang kebelet kawin. "Hey!" Sean menoleh. "Mau sampai kapan ngamuk? Apa perlu saya bawakan pawang kemari?" celetuk Bian, melipat tangannya di depan dada. "Berisik!" desis Sean. "Gak lihat, video berantem di kafe sampai viral. Mau tahu captionnya apa?" Sean mengernyitkan dahi, tatapannya mengisyaratkan agar Bian segera mengatakan. "Dua pisang rebutan semangka sekal." Bian berdecak, geleng-geleng kepala.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
MENANTU BEDA KASTA

MENANTU BEDA KASTA

jawab Seno juga sungkan. Lalu kedua keluarga terlibat obrolan ringan dulu sebelum menuju inti pertemuan. Setelah basa-basi dirasa selesai, kini Eko mengutarakan maksud dan tujuan datang kemari sembari membawa beberapa buah tangan seperti parcel buah, perlengkapan mandi, underwear, beberapa jajan pasar, make up satu set dengan merk ternama, tas, sepatu merk ternama pula dan tidak lupa satu set perhiasan.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

Kok malem-malem di luar? Enggak takut diculik kucing garong?" tanya Kayla sambil tersenyum mulai mengelus kepala kucing persia putih yang mulai mendengkur manja. Kayla yang merasa gemas pada akhirnya memeluk kucing itu. Namun, tiba-tiba, suara seseorang memecah keheningan. "Mona, kamu di mana? Duh jangan ngambek dan kabur dong! Kamu enggak usah diet lagi, asal balik sini
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
DITOLAK OM-OM

DITOLAK OM-OM

Aku hanya menyimak dari belakang kemudi. "Ini apa, Pak?" "Manisan mangga, Mbak." "Gak jadi, deh. Berasa kaya hamil muda." Aku menoleh karena celetukan itu, dan Sisy tetap cuek sambil bertransaksi setelah membeli beberapa bungkus tahu Sumedang dan sate bekicot. "Om mau?" Dia menyodorkan sepotong tahu berwarna kecoklatan tepat di depan mulutku.
1094.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Senandika

Senandika

“ Maaf ya, gara-gara nganter gue pulang lo jadi sakit gini.” “No need to say sorry. Kan gue yang ngusulin hujan-hujanan.” Shera menggigit bibir bawahnya, entah kenapa merasa gugup. Kemudian matanya tidak sengaja melihat kantung plastik yang dibawa Hayden berisi makanan yang mereka beli. “Yang di dalem kantung itu ada buah, roti, sama snack. Dimakan ya.” “Oh, jadi lo yang beli makanannya?”
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status