Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aduh, Pak Yono tak Tahan!

Aduh, Pak Yono tak Tahan!

"Sendirian aja, Yon? Nggak ikut taruhan domino di kantin?" Suara feminin yang matang itu membuat Yono menoleh. Ratih berdiri di sana, menjinjing sebuah kantong plastik transparan berisi satu kantong es teh manis dan kotak bekal plastik berwarna hijau. Rambut jandanya yang biasa diikat rapi kini dibiarkan tergerai sebahu, bergoyang pelan ditiup angin siang yang kering.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

"Adek tunggu sebentar ya, Mas panasin dulu!" Walaupun di market place ada beberapa penjual yang menjual makanan serupa, akan tetapi bukan itu yang kuingin. Aku menginginkan ransum jatah Mas Adry selagi ia mengikuti kegiatan militer. Kini, aku baru merasakan betapa cerewetnya orang ngidam. Dulu, sewaktu masih bekerja. Temanku sangat menginginkan ikan samu ( ikan fermentasi dengan garam dan beras tumbuk yang telah di sangrai). Anehnya, ia sangat menginginkan ikan yang langsung diolah oleh orang asli pahuluan. Menurutnya, ikan samu asli pahuluan lebih nikmat. Beberapa saat kemudian, Mas Adry kembali membawa makanan kalengan itu. Ia juga membawakan segelas susu imukal TNI.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

“Yeee kalo celana kayak ginian juga ada di pasar.” “Ini yang orinya woy!” balas Tania sambil menoyor kepala Rogen. Lalu ada elephant bag serta dress etnik untuk Audry dan Kiya. Ada juga satu dus besar makanan khas Thailand seperti mie rasa tomyam, thai tea instan, serta berbagai manisan. “Kalo yang ini apa, Kak?” Rogen mengambil kotak hitam dalam tas Tania. Tania langsung merebutnya, tapi Rogen langsung berdiri dan mengangkat tangannya tinggi-tinggi.
10170.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
MENANTU TANPA RESTU

MENANTU TANPA RESTU

"Kamu selalu bisa bikin segalanya terdengar sederhana." Keesokan harinya, Nadin belanja di warung dengan uang sisa dua puluh ribu. Ia membeli sayur kangkung, tahu, dan sedikit cabe. Saat membayar, ia mendengar dua ibu-ibu bergosip. "Itu kan menantunya Bu Rahayu. Katanya sekarang tinggal di kontrakan kecil, karena nggak betah sama mertua." "Iya, padahal Bu Rahayu orang baik. Berarti menantunya yang bermasalah."
497 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
MENANTU MUSUHKU

MENANTU MUSUHKU

Pesan tanpa nama. Kau membuat kesalahan dengan tidak langsung lari, Delia. Delia mengetik balasan satu baris. Aku tidak lari. Aku mendekat. Tidak ada balasan. Hanya satu notifikasi lain yang masuk. Lokasi terkirim. Nama kontak: Rehan. Dan titik merahnya… bergerak. ---
578 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Suaranya datar, formal, seperti berbicara dengan orang asing. Kinanti berusaha tersenyum semanis mungkin, senyum yang dulu selalu berhasil meluluhkan Arya. “Saya Kinanti Atmadja. Atau, Kinanti Kusumo segera. Senang bertemu dengan Anda. Perusahaan Anda, Black Dragon Capital, sangat menarik perhatian kami.”
10723 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
SERULING SAKTI SANG NAGA

SERULING SAKTI SANG NAGA

Rupanya kakak Xin Ru yang memasukkan kantung manisan itu ke dalam kantong bajunya sebelum mereka berpisah. Ia menghitung jumlah manisan dalam kantong itu, sepuluh biji. Dimakannya dua biji manisan untuk mengurangi rasa lapar, lalu sisanya ia masukkan kembali ke balik baju. Setelah itu barulah ia bisa kembali tidur sambil membayangkan wajah ayah dan kakak perempuan. Keesokan harinya, pagi-pagi benar, mereka berdua melanjutkan perjalanan menuju gunung Hoa San.
9.529.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Sorry, this is my heart (bahasa Indonesia)

Sorry, this is my heart (bahasa Indonesia)

“Tigang bungkus nggih buk, sebungkuse isi pinten? (3bungkus ya buk, sebungkus isi berapa?) “ jawab Dicky. “Ngagem besek niki biasane isi selangkung, regi kalihdoso. Kula nyade mateng setunggal sewu. (pakai besek ini biasanya isi 25, harga duapuluh ribu. Saya jual mateng satunya seribu) “ “Sampun kaliyan sambel kacange? (sudah dengan sambal kacangnya?) “ “Sampun. (sudah) “ “Menawi makaten, nyuwun tigang bungkus. Dadoske kalih plastik nggih, setunggal plastiki piyambak. (kalau begitu minta 3 bungkus, jadikan 2 plastik ya, yang satu diplastiki sendiri) “
1018.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 479 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Nayna Boyfriend(Indonesia)

Nayna Boyfriend(Indonesia)

ucap reno mengangkat kantong ditangannya. "ini apa? " tanyaku. Aku mengambil kantong itu dan melihat beberapa ikan mentah didalamnya "ikannn, ikan buat apa? " tanya monik "simbok lo ada? " ucap reno "ada, didalem. Mau ngapain? " "mau silaturahmi sambil salim tangan" ucap reno masuk begitu saja dan meneriaki nama simbok
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Menikahi Sahabat Tunanganku

Menikahi Sahabat Tunanganku

tanya Lian ragu-ragu. Cantika mengangguk dengan penuh semangat. “Emang iya!” Dia buka lunch bag lalu mengeluarkan isinya. Ada dua rantang, satu berisi sayur asem, satu lagi berisi paha ayam goreng dan sambal udang. “Kamu tenang aja, kali ini aku udah ada kemajuan,” ujar Cantika dengan penuh percaya diri. Tapi saat baru dia buka tutup rantangnya, Fandy dan Dion langsung menutup hidung.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai kantong menyan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status