Cinta Yang Salah
seragahku mendorong tubuhnya.
"Apa, kita bisa bertemu dilain hari?"
"Tak perlu, ada istrimu, aku tidak mau merusak rumah tangga siapapun,"
"Kita, ketemuan di hotel! Mau kan?"
"Kapan?"
"Nanti malam,"
"Lalu, bagaimana dengan istrimu? Nanti dia mencari kamu, Mas,"
"Mas akan cari alasan yang tepat, agar kita bisa bertemu, hanya berdua!"