Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pria Tampan Alat Balas Dendamku

Pria Tampan Alat Balas Dendamku

Ketika masuk ke salon tersebut, sudah ada tiga orang wanita yang menyambutnya lembut. "Selamat sore, Nona Rothwell," sapa salah seorang wanita yang jika dilihat dari pakaiannya, merupakan seorang manajer salon tersebut. "Selamat sore," Adeline balik menyapa. "Perkenalkan, saya adalah Callista. Pemilik dari salon ini," ucap wanita itu yang ternyata adalah pemilik dari salon ini.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai kapster salon
Baca
+Pustaka
Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

“Aku jemput setelah wawancara selesai, jangan ke mana-mana ya!” Perintah Kenzo tegas dengan suaranya yang lembut. Jillian mengangguk, senyumnya begitu manis ia berikan untuk Kenzo. Kenzo mengecup sekilas bibir Jillian, di depan hair stylist dan para pengunjung lain di salon terkenal yang terletak di Upper East Side. Untuk mendapatkan pelayanan di salon langganan para artis seperti Julia Robert, Uma Thurman dan Nicole Kidman juga Kate Winslate itu Kenzo sampai harus membayar lebih untuk merebut slot karena Salon hanya melayani dengan janji terlebih dahulu.
1089.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai kapster salon
Baca
+Pustaka
CAP PELAKOR

CAP PELAKOR

Melisa bergegas masuk ke dalam kamar, dia menutup pintu dan menguncinya dari dalam. Melisa melangkah menuju ranjang dan meringkuk di atasnya, kembali dia menumpahkan tangis meratapi semua penyesalannya yang telah egois mengharapkan cinta dari suami orang lain. Hingga sekarang dia harus selalu menyandang sebutan pelakor seumur hidupnya. Beban mental yang harus dia tanggung karena kesalahannya seakan tak sanggup lagi dia tanggung.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai kapster salon
Baca
+Pustaka
Desahan di Kamar Adikku

Desahan di Kamar Adikku

"Iya, dong. Badmood gue seketika ilang pas mas pacar ngaish jatah gue lagi. Lumayan, buat nyalon nanti." Mendengar kata 'salon', Kiki mendadak mempunyai ide. "Eh, nanti pulang ngampus, kita nyalon, yuk? Gue ada salon yang recommended deh buat kalian. Kemarin lusa gue baru abis dari sana dan pelayanannya bener-bener memuaskan. Harganya gak mahal-mahal
17.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 428 kali sebagai kapster salon
Baca
+Pustaka
Jebakan Salon

Jebakan Salon

“Bagaimana bisa kau berkata seperti itu, Kak? Bukankah kau datang ke sini memang untuk hal seperti itu? Atau jangan-jangan kau tidak tahu, tempat ini memang tempat untuk bersenang-senang?” Mendengar ucapan Ken, mataku membelalak karena terkejut. Ternyata tempat yang kukira salon kecantikan ini bukanlah salon biasa, melainkan tempat hiburan seperti itu. Tidak heran begitu masuk, semua pria di sana tampan dan bertubuh tinggi. Aku kembali teringat ekspresi tak sabar Cindy saat masuk ke tempat ini. Sepertinya dia memang sudah tahu sejak awal kalau ini adalah tempat seperti itu.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai kapster salon
Baca
+Pustaka
TAMBATAN HATI SANG CEO

TAMBATAN HATI SANG CEO

“Baik, aku setuju. Ayo kita ke salon sekarang.” Sambil bergandengan tangan, keduanya pun berjalan menuju ke sebuah salon yang telah di reservasi sebelumnya. Farez dan Zera tiba di sebuah salon privat yang terkenal di mall itu. Tempatnya eksklusif, hanya melayani pelanggan tertentu. Karyawan salon langsung menyambut mereka dengan ramah. “Selamat sore, Tuan Farez, Nona Zera. Apa yang bisa kami bantu?” tanya seorang pegawai salon dengan senyum lebar.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai kapster salon
Baca
+Pustaka
D E K A P

D E K A P

10 menit kemudian cincin pertunangan kita sudah jadi dan kita memilih untuk makan di cafe deket toko cincin tadi. "Ra kamu gamau beli sepatu atau ke salon gitu?" Tanya Alvin. "Sepatu aku udah banyak yang pas sama gaunnya, terus buat ke salon aku males biar nanti malem aku maskeran aja." Jawabku, jujur memang aku malas jika harus ke salon aku lebih suka merawat tubuhku sendiri. "Calon ibu rumah tangga yang baik, idaman semua cowo Ra. Ga salah pilih aku kalau gini."
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai kapster salon
Baca
+Pustaka
Suamiku Ternyata Pewaris yang Tertukar

Suamiku Ternyata Pewaris yang Tertukar

“Teman main malah dianggurin begini.” “Mungkin lagi sibuk di belakang,” jawab kapster itu. Yolla mengernyit. Dia tahu kalau Sisty juga punya salon khusus pria yang letaknya di belakang salon wanita yang dikelolanya. “Sori ya Yol, aku tinggal sebentar?” sapa Sisty sambil menggantikan tugas kapster yang sedang melayani Yolla. “Kamu dari mana, sih?” tanya Yolla agak judes. “Nggak biasanya aku ditinggal-tinggal kayak tadi.”
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai kapster salon
Baca
+Pustaka
SUSUK JARUM EMAS

SUSUK JARUM EMAS

sahut Fani tertawa. "Lagian emangnya itu cowok mau bercinta apa? Haaa, kan cuma kenalan aja Fan." "Iya sih, tapi enggak ah." "Capcus yuk, ah." Menelusuri tiap lantai Mall menuju ke atas. "Nyoba salon itu, yuk, katanya bagus Sis," Fani menunjuk sebuah salon besar. "Oke, boleh juga tuh tempatnya." Kami segera masuk ke dalam, menghampiri kapster dan duduk. Pelayanannya bagus dan ramah, sesuai dengan kemegahan salon ini.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai kapster salon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status