Patah
Mak Tita menjawab cepat sebersemangat Nayara dengan wajah serius.
“Ish…” Semangatnya langsung terjun, tenggelam ke kerak bumi.
“Eh, siapa tau kalau lu olah tu data bisa bikin yang ngutang berkurang dan gue dapet diskon kalau belanja ke pasar.”
“Au ah, Mak.” Dia mendengus, jengkel.
“Yah, kalau lu sudah cinta sama data Papyrus, Rumah Makan Tante Tita bisa apa.” Dia mengedikkan bahunya. “Berarti lu harus ngolah data yang lain ya.”
Hot Chapters