Dikejar Lagi oleh Istri CEOku
Jeritan kesakitan dan ratapan terus terdengar dari mulut mereka.
Plok, plok, plok! Kapten pengawal menghampiri Luther sambil bertepuk tangan. Kemudian, dia berkata sambil tersenyum, "Bocah, harus kuakui bahwa kamu memang cukup kuat. Sayang sekali, kamu masih harus berhadapan denganku."
"Pergi sana," ucap Luther dengan dingin.
Ekspresi kapten pengawal ini menjadi muram saat berkata, "Huh! Kamu sombong sekali. Hari ini, aku akan membuatmu tahu kalau masih ada orang yang jauh lebih kuat darimu!"
Hot Chapters