Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Wajahnya yang biasa tegang karena urusan pekerjaan, sekarang tampak lebih tenang dan bersih. "Kalau Selin melihatku seperti ini, setidaknya dia tahu bahwa aku sungguh-sungguh mempersiapkan diriku untuknya," gumam Rendra sambil merapikan rambutnya yang masih lembap. **** Sore harinya, acara Siraman berlangsung. Rendra kini mengenakan kain jarik bermotif Grompol dan ronce melati yang melingkar di bahunya.
10772 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as karya karya ws rendra
Read
+Library
Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

"Ngomong-ngomong, Rendra, di mana kamu bekerja?" Rendra pergi bekerja dan duduk di kursi seharian di rumah, tetapi Lirea tidak bisa memberi tahu Naya seperti ini. Lirea menatapnya, mengedipkan mata, dan berkata tanpa senyum, "Ibu bertanya, di mana kamu bekerja?" "Aku bekerja sebagai aktuaris di perusahaan real estate." Rendra tersenyum. Ini adalah pekerjaan yang telah diatur Leo untuknya sebelumnya, tetapi dia sibuk menerjemahkan novel untuk Lirea sehingga dia tidak pernah pergi.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as karya karya ws rendra
Read
+Library
Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan

tanya Kartika basa-basi. "Lancar, Tante. Rencananya semester depan saya mau mengajukan judul skripsi," jawab Ibra sopan. "Wah, hebat sekali! Kamu memang anak yang cerdas. Imelda sering cerita kalau IPK-mu selalu tinggi," sanjung Kartika. "Biasa saja kok, Tante." Ibra merendah. Sesekali tatapannya tertuju pada Aira yang tampak cantik dengan busana kasual.
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 414 Times as karya karya ws rendra
Read
+Library
JIKA CINTA INI SALAH

JIKA CINTA INI SALAH

Gayatri tak percaya maksud perkataan Rendra. "Aku seorang bekas narapidana. Terima atau tidak, itulah orang yang memandangku sekarang."Kata-katanya sudah mulai meninggi. "Mas, sabar!" Rendra terdiam dengan mengacak rambutnya. "Aku sudah tidak tau lagi apa yang musti aku kerjakan. Itu adalah pekerjaanku yang aku geluti sejak lama. Kini tempat itu telah ditempati orang lain."
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 475 Times as karya karya ws rendra
Read
+Library
Bangkitnya Menantu yang Dianggap Parasit

Bangkitnya Menantu yang Dianggap Parasit

gertak Rendra “Aku tidak menghancurkan Bu Ambar ataupun dirimu, Mas Rendra, aku hanya mengambil apa yang menjadi hak ku, yaitu RSC, Mery Gold dan rumah mewah yang kamu tempati selama 20 tahun ini, semuanya itu adalah milikku,”suara Maya terdengar tegas “Aku tahu, Maya, tapi 20 tahun ini, Aji Darmawan dan aku yang membuat RSC besar dan berjaya,”sarkas Rendra
6.4K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as karya karya ws rendra
Read
+Library
Aku Mengalah

Aku Mengalah

"Kamu sudah cek betul-betul semuanya, Ris?" tanya Rendra melihat dokumen yang Haris berikan. "Tentu saja, pekerjaanku tak pernah gagal, Ren. Kamu tak usah meremehkan keahlianku kali ini," ucap Haris sombong. "Aku hanya memastikan saja siapa tahu pekerjaanmu sama payahnya dengan kisah cinta kamu. Bisa saja kamu ceroboh lagi!" ejek Rendra pada sahabatnya ini.
1050.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as karya karya ws rendra
Read
+Library
Mabuk Janda

Mabuk Janda

“Bro, Ada hal penting yang pengen gua omongin.” “Apa Bro?” “Tunangan Lo selingkuh dengan Raka.” Anas, temanku mengirimkan pesan yang mengejutkan pagi itu. Dia bekerja di bawah perusahaan kapal pesiar yang sama dengan Disha, tunanganku serta Raka.
9.9208.9K viewsCompletedAdded to Library 8.1K Times as karya karya ws rendra
Read
+Library
KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT

KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT

Rendra bicara panjang lebar. "Kamu jangan bercanda, Rendra!" Mahesa berdecak kesal karena menganggap Rendra asal bicara. "Saya nggak bercanda Pak Bos!" Rendra terdengar kesal. "Bahkan orang yang memberi tugas ini kepada Bos kemarin itu bibinya Aisyah. Adiknya Tuan Rama," Rendra menjelaskan semua informasi yang dia peroleh kepada Mahesa.
108.1K viewsOngoingAdded to Library 195 Times as karya karya ws rendra
Read
+Library
Satu Laki-Laki Empat Istri

Satu Laki-Laki Empat Istri

Wanda tersenyum sendu, berusaha menenangkan dua rasa yang bercampur aduk, terharu dan pilu. "Mas berangkat, ya! Besok kita harus bicarakan lagi tentang masalah produk baru itu. Besok kita berangkat ke pabrik untuk cek," papar Rendra, lalu kembali mengecup kening Wanda. "Iya, Mas." Selalu, selalu tentang pekerjaan. Wanda merasa dirinya dekat dengan Rendra karena itu, tapi tentang cinta. Entahlah ... Wanda tidak bisa menjabarkannya.
108.4K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as karya karya ws rendra
Read
+Library
PREV
123456

Frequently Asked Questions

Aku sering merasa ngeri sekaligus terpesona setiap kali membaca puisi dan naskah Rendra, karena temanya selalu membuka lapisan-lapisan kemanusiaan yang rumit.

Di satu sisi, tema paling mendominasi adalah perlawanan terhadap penindasan dan kemunafikan kekuasaan. Rendra tidak segan-segan mengangkat isu ketidakadilan sosial, kebebasan berpendapat, dan kritik terhadap otoritarianisme lewat gaya bahasa yang tajam dan teatrikal. Lewat pembacaan puisinya atau pertunjukan teater dari 'Bengkel Teater', kamu bisa merasakan bagaimana kata-kata jadi senjata untuk membangunkan kesadaran publik.

Di sisi lain, karya-karyanya juga sangat humanis: ada kepedihan, cinta, kerinduan, kemarahan, dan humor yang merangkum kondisi manusia. Dia sering menggabungkan tradisi rakyat dengan bentuk modern, membuat kritiknya terasa akrab tapi menggigit. Bagi saya, Rendra itu semacam alarm estetis—ia menuntut kita untuk merasakan dan bertindak, bukan sekadar mengangguk. Itu yang membuat karyanya tetap relevan sampai sekarang, dan selalu bikin aku terharu sekaligus terpancing emosi kalau membacanya.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status