Cinta di Antara Sawah
pikirnya, jantungannya kenceng, matanya nengok ke lapangan tempat bioskop keliling berdiri, layarnya compang-camping di bawah matahari.
Rendra Wijaya muncul di ujung jalan, naik motor CB 100, jaket jeansnya penuh debu dari perjalanan Semarang-Sidomulyo. Dia turun, nyengir lebar ke Ardi. “Di, apa kabar, bro? Lama gak ketemu!” katanya, nadanya santai, tapi matanya nengok ke truk bioskop di lapangan, tempat Sari lagi beresin proyektor. Loe kelihatan beda, Ren, pikir Ardi, ngerasa jarak di antara mereka makin lebar sejak Rendra ke UNDIP.
Hot Chapters