Bicara soal Dee Lestari, ada beberapa judul yang selalu kukatakan wajib dibaca karena masing-masing menunjukan sisi unik dari gaya bercerita dia—dari yang ringan dan emosional sampai yang padat filosofi dan eksperimental.
Mulai dari 'Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh' sebagai pintu masuk ke dunia Dee yang paling ambisius. Seri 'Supernova' itu semacam pengalaman baca yang beda: bukan cuma cerita cinta atau fiksi ilmiah biasa, tapi campuran filosofi, sains, spiritualitas, dan pencarian identitas. Struktur ceritanya sering nggak linear, ide-idenya melompat-lompat, dan karakter-karakternya membawa pertanyaan-pertanyaan besar tentang hidup. Kalau kamu suka buku yang ngebuat mikir, berdebat sendiri, atau reread untuk nangkap lapisan makna yang tersembunyi, seri 'Supernova' wajib. Urutannya baca sesuai terbitan: mulai dari yang pertama sampai kelanjutannya biar benang merahnya keikut.
Kalau mau yang lebih hangat dan gampang dicerna, 'Perahu Kertas' harus masuk daftar. Ini tipe novel yang ngena banget di sisi emosional: soal mimpi, persahabatan, dan jatuh cinta yang terasa dekat dan relatable buat banyak pembaca. Gaya bahasa Dee di sini lebih mengalir, karakternya gampang disayang, dan banyak momen kecil yang bisa bikin senyum atau ngerasa mewek. Cocok buat yang pengen kenalan sama Dee tanpa langsung terjun ke wilayah metafisika yang berat. Sementara itu, 'Rectoverso' adalah pilihan menarik kalau kamu suka karya yang eksperimental dan puitis; buku ini kumpulan cerita pendek yang tersambung dengan lagu-lagu, jadi sensasinya kayak mendengar playlist bersuara narasi—sempurna buat yang ingin merasakan sisi narator Dee yang lebih intim dan liris.
Di luar itu, beberapa pembaca juga merekomendasikan karya-karya Dee yang bersifat standalone atau kumpulan cerita lainnya untuk melengkapi gambaran tentang evolusi gaya menulisnya. Intinya: kalau belum pernah mencoba, aku biasanya menyarankan mulai dari 'Perahu Kertas' untuk rasa yang ramah hati, lanjut ke 'Rectoverso' buat nyobain sisi puitisnya, dan kalau udah siap terseret ke pemikiran dan konsep yang lebih besar, terjun deh ke seluruh rangkaian 'Supernova'. Setiap buku ngasih pengalaman baca yang berbeda, dan bagian terbaiknya adalah melihat bagaimana bahasa Dee terus berkembang dari yang personal sampai yang filosofis—rasanya seperti bertemu penulis yang lagi bereksperimen di panggung besar.