Cinta Perlahan Sang Pengacara
“Toh, nanti juga kamu akan menikah, bedanya, waktunya lebih cepat aja. Mama cuma minta sekarang kamu jaga diri baik-baik, jangan sampai sakit, jaga kandungan kamu sampai lahiran nanti. Dan Mama berharap kamu sama suami kamu baik-baik terus. Kompak, dan langgeng. Menikah bukan cuma tentang cinta dan senang-senang aja. Di dalamnya ada tanggung jawab, ada komitmen ada kepercayaan. Jangan gampang bilang cerai cuma karena kamu lagi marah atau lelah. Kalimat itu berat, dan kalau sudah keluar, susah ditarik kembali.”
Shea puas membayangkan bagaimana jika Mama memberinya satu atau dua wejangan dan ketika mendengar langsung, Shea merasa pandangannya memburam.
“Kamu masih muda, masih labil. Kenapa Pap
Hot Chapters