Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

“Ini—hanya—sampah, Yah. Rencana mau ambo buang—ke belakang—kandang.” Khairul merasa lega yang teramat sangat ketika menjawab pertanyaan Pak Anwar. Kalau sampai salah bicara bisa-bisa dia tidur di kandang sapi. Ayahnya itu tidak akan segan-segan menghukumnya seperti itu. “Ya, sudah. Cepatlah wa’ang buang sana. Selepas itu cepat masuk ke dalam rumah. Sudah larut ini, sakit pula wa’ang nanti.”
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai kata-kata chairil anwar
Baca
+Pustaka
Sekretarisku Jilbaber

Sekretarisku Jilbaber

tanyanya sinis. “Karena Mbak Nisa bukan kayak lu, Mbak Lisa, sibuk mengurusi hidup orang lain dan suka meremehkan orang lain,” jawab Andina tiba-tiba sudah berada di belakangku. “Iya nih, reseh aja, Pak Damar tau mana perempuan yang bener sama perempuan yang gak bener!” ucap Cellin ikut membelaku. Ia terkejut tiba-tiba saja ia diserang oleh Andina dan Cellin, ia terduduk di kursinya dengan wajah ditekuk.
9.8167.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai kata-kata chairil anwar
Baca
+Pustaka
Hamil Tapi Perawan

Hamil Tapi Perawan

batin pria itu beristighfar banyak-banyak. Sementara Tsabi dan Khalif terus membuat obrolan sepanjang perjalanan dari bengkel. "Tsa, masa tukang bengkel tadi ngira kamu istri aku. Lucu ya, emangnya aku udah cocok jadi ayah. Kemudaan kan ya," ujar Khalif curhat. "Udah cocok kok Khai, buruan nyari!" timpal Tsabi sekenanya. "Dia orang yang tadi nemuin HP kamu. Untung ditemuin orang baik," kata Khalif membuat Tsabi agak bingung.
9.860.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kata-kata chairil anwar
Baca
+Pustaka
Pembalasan sang Istri Tertindas

Pembalasan sang Istri Tertindas

Dia menatap Anwar di depannya dan menyindir, "Pak Anwar, jangan sembarangan bicara. Bukannya kamu juga mengakui anak harammu di luar itu dengan senang? Kecanduan, 'kan?" "Lancang!" teriak Anwar dengan marah sambil memelototi Janice. Janice langsung menatap Anwar. "Zaman sudah berubah. Aku lancang? Coba saja tangkap aku. Kalau terjadi apa-apa pada putriku lagi, aku nggak keberatan menceritakan sejarah kelammu pada para paparazi. Mereka pasti sangat penasaran apa yang sebenarnya telah terjadi pada Cheria selama ini."
9.4935.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.1K kali sebagai kata-kata chairil anwar
Tampilkan Ulasan (192)
Baca
+Pustaka
namanya
serius ini ga ada lanjutannya? mba penerjemah.. tolong lanjutin lagi ya updatenya kalau ada.. sapa tau penulis aslinya trus hidup lagi gitu... kalau menurutku novel ini masih ter the best deh di GN ini. jadi sayang kalau berhenti ditengah jalan gini... tinggal dikit kayanya... plis lanjut lagi yuk..
Jesi Sanctuary
Kak Danira, ini bener-bener plotwist, lovee banget! Izin promosi yaa kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai! Thank you so much, Kak! Sukses selaluu<3
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status