Sekretarisku Jilbaber
tanyanya sinis.
“Karena Mbak Nisa bukan kayak lu, Mbak Lisa, sibuk mengurusi hidup orang lain dan suka meremehkan orang lain,” jawab Andina tiba-tiba sudah berada di belakangku.
“Iya nih, reseh aja, Pak Damar tau mana perempuan yang bener sama perempuan yang gak bener!” ucap Cellin ikut membelaku.
Ia terkejut tiba-tiba saja ia diserang oleh Andina dan Cellin, ia terduduk di kursinya dengan wajah ditekuk.