Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Beloved Partner

My Beloved Partner

Puisi itu berbunyi: Di antara sejarah dan darah pahlawan, Ada degup yang tak bisa kuabaikan. Tak ada merah putih di dadaku selain wajahmu yang selalu tenang. Untukmu, guru berjas abu-abu… Pak Taka mengernyit. “Ini puisi... romantis?” Laras maju ke depan dengan cepat, “Itu... karya fiksi, Pak! Kami mau menunjukkan bahwa nasionalisme bisa disisipkan dalam bentuk rasa cinta!”
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai puisi rumahku chairil anwar
Baca
+Pustaka
Biar Aku yang Pergi, Mas

Biar Aku yang Pergi, Mas

Apakah itu salah? Dia pikir, kali ini dia akan berhasil. Namun, pada kenyataannya. Dirinya kembali terluka, dan lukanya lebih parah dari sebelumnya, bahkan kali ini bukan fisik dan hatinya saja. Akan tetapi, mentalnya pun hampir dibikin sakit. Dirinya sudah tidak tahu, apakah harus tetap bertahan atau harus menyerah dan memilih mundur saja? *** Doni menghentikan mobilnya tepat di depan rumah kakak angkatnya. Keningnya mengerut saat melihat lampu rumah Aren masih menyala padahal sudah pukul sebelas malam, hampir jam dua belas.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai puisi rumahku chairil anwar
Baca
+Pustaka
Asistenku Membuatku Tak Karuan

Asistenku Membuatku Tak Karuan

“Murni seperti embun di puncak Semeru, Nona. Saya telah berjanji pada semesta untuk menjaga raga ini hingga datangnya sang pemilik rusuk yang hilang. Dan saat saya melihat foto Nona semalam, saya merasa... rembulan sedang turun ke bumi.” Ghea melirik Kalandra dengan tatapan ‘Kamu serius bawa dia ke sini?’. Kalandra hanya membalas dengan tatapan ‘Dia memenuhi kriteria murni Anda, Nona’. “Bambang,” Ghea memajukan tubuhnya, “kalau kita nikah, apa yang bakal kamu lakuin di malam pertama?” Bambang tersipu merah sampai ke telinga. Ia menunduk dalam-dalam. “Saya... saya akan membacakan Anda antologi puisi Chairil Anwar sampai Nona tertidur pulas dalam pelukan kata-kata.”
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai puisi rumahku chairil anwar
Baca
+Pustaka
Ketika Istri Berubah cantik

Ketika Istri Berubah cantik

Pov Lintang. Angin yang bertiup saat senja seperti ini selalu membawa anganku terbang jauh tidak terkendali. Aku sudah berusaha menahannya, tetapi aku malah membayangkan sosok Ibuku berdiri di tengah pasir putih di sana. Lalu, aku tersadar dan mengurung diri di kamar. Sayangnya, kemenangan lomba puisi tadi turut menyeret jauh anganku, tentang siapa Ibuku.
1065.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai puisi rumahku chairil anwar
Baca
+Pustaka
Fitnah Dari Ipar Dan Mertua

Fitnah Dari Ipar Dan Mertua

POV Amira Aku baru saja tiba di kediaman Syahla. Rumah berlantai dua tersebut membuat aku merasa takjub. Benarkah ini rumah di mana kedua orangtuaku berada? Aku tak berhenti menatap rumah bercat putih yang berada di hadapanku. Harusnya aku lah yang tinggal di sini bersama kedua orangtuaku. Mengingat itu, membuat hatiku merasa tak menentu.
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai puisi rumahku chairil anwar
Baca
+Pustaka
Neng Zulfa

Neng Zulfa

Rak buku berbahan kayu itu yang menjadi tujuanku. Pada rak buku, isinya ternyata beberapa buku bacaan mengenai manajemen bisnis mikro dan makro, kuliner, juga beberapa majalah. Tidak ada kitab-kitab kuning atau tafsir seperti yang ada di perpustakaan pribadi Gus Fatih di ndalem. Buku lainnya adalah beberapa antologi puisi karya penyair kenamaan Indonesia, seperti Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono, W.S. Rendra, Emha Ainun Nadjib, Taufiq Ismail, Sutardji Calzoum Bachri, dan masih banyak lagi juga beberapa novel tebal yang tidak lain adalah enam seri Supernova, novel karangan Dee Lestari.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai puisi rumahku chairil anwar
Baca
+Pustaka
AJUDAN SELEMBE

AJUDAN SELEMBE

tanya Banan. "Pertama, jelas rumah Bang W," jawab Hisyam. "Kedua, rumah Bang Zulfi," sahut Aditya. "Ketiga, rumah Bang Yoga," beber Yusuf. "Keempat, rumah Padre," balas Jauhari. "Kelima, rumah Bang Yan," celoteh Jeffrey. "Keenam, rumah Bang Andri," tambah Qadry. "Ketujuh, rumah Mas Yon," ungkap Chairil.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai puisi rumahku chairil anwar
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

“Ibu… Karya Mustofa Bisri. Kaulah gua teduh, tempatku bertapa bersamamu, sekian lama, kaulah kawah. Dari mana aku meluncur dengan perkasa, kaulah bumi, yang tergelar lembut bagiku, melepas lelah dan nestapa….” Qasam masih terus membaca puisi. Dan Habiba juga terus meremas tangan Husein. Jika satu jam ke depan Qasam masih terus membaca puisi, maka buku- buku tangan Husein bisa remuk dibikinnya.
9.8190.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai puisi rumahku chairil anwar
Baca
+Pustaka
SUAMI MISKINKU DI RUANG NASABAH PRIORITAS

SUAMI MISKINKU DI RUANG NASABAH PRIORITAS

Setelah itu kusuruh Mang Anwar jalan. "Daaah Mbak, mampir ya kapan-kapan, tuh rumahku sekarang di sana loh." Aku dadah-dadah sambil kemudian nunjuk rumah mewah kami. Sementara Mbak Opi menganga dengan raut yang masih kebingungan.
921.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 689 kali sebagai puisi rumahku chairil anwar
Baca
+Pustaka
Rumah Kedua Suamiku

Rumah Kedua Suamiku

Aku memang menggunakan akun bernama "Sweet Decoration" "Iya, saya Lisya. Benar ini rumah Mbak Safira?" tanyaku sekali lagi. Wanita itu mengangguk lalu meminta seorang perempuan yang sepertinya pekerja di sana untuk membukakan pagar bagiku. Setelah itu, Safira mempersilahkan aku masuk dan menjamuku dengan berbagai kudapan ringan seperti keukarah, kembang loyang, pisang salai dan manisan pala yang kesemuanya adalah makanan khas Aceh.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai puisi rumahku chairil anwar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status