Hati yang Terikat Takdir
"Aku baik-baik saja, Rendra. Terima kasih sudah mau bertemu."
Rendra hanya mengangguk, menunggu Ratna melanjutkan. Namun, Ratna tampak ragu, seolah tak tahu bagaimana harus memulai. Suasana hening, hingga akhirnya Ratna menghela napas panjang dan menatap Rendra dengan mata yang penuh keraguan.
“Aku hanya ingin kamu tahu, Rendra… bahwa kadang, ada cinta yang harus rela diam,” katanya akhirnya, suaranya bergetar. “Kadang, cinta itu cukup hanya ada di hati, tanpa harus dimiliki.”
Bab Populer