Wonderstruck
“Aku nggak punya niat jahat, lho! Kalaupun waktu itu kamu mau kuantar, nggak akan ada rambutmu yang hilang secara paksa, kecuali memang rontok. Tapi karena kamu nolak, mending kupinjamin jaket aja. Nggak tega ngeliat cewek naik taksi cuma pakai kemben. Kayak cewek zaman old yang pulang dari kali setelah semua cuciannya hanyut terbawa arus sungai. Eh, itu cerita Bawang Merah Bawang Putih, kan?”
Aku terpingkal-pingkal hingga perut terasa hampir kram dan pipiku pegal. Aku tidak pernah menumpahkan tawa begitu kencang di depan cowok yang baru kukenal. Kali ini, aku melanggar kebiasaan karena kata-kata Levi memang sangat lucu. Dia baru saja menyerupai presenter acara gosip yang nyinyirnya luar bia