JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
Minuman jahe, jamu dari temulawak, air kayu manis, juga yang lain.
Si tuan rumah mengajakku makan siang gratis, tapi aku minta di bungkuskan saja untuk bekal menuju kota. Aku mendengar mereka tengah berbincang seusai aku dari belakang, Kakek Aiswha membeberkan tentangku yang sedang kesulitan. Dia juga bilang kalau aku tengah merasakan kerundungan yang dalam. Aku kurang memahami banyak bahasa Jawa saat mereka bertukar pikiran tentang mitos adanya setan. Tapi, banyak yang sudah terjadi. Bahkan hampir setiap ucapannya penuh dengan cerita mistis.
“Boleh, Neng. Maturnuwun.”