Sate Karak Untuk Menantu Miskin
sahut Bu Indah dengan wajah heran.
"Halah! Kalau menantuku itu anak sultan, turunan dari anaknya Mama Rita, adiknya Gigi gitu aku sambut pakai daging rendang, Bu! Atau, pigyu itu, yang terkenal! Lah wong ini, cuma anak pemulung besi aja kok, buat apa repot-repot dikasih daging? Lemak aja udah paling bagus untuknya, biasa dia juga makan sayur, paling banter ya, tahu tempe. Aku kasih lemak udah syukur! Kan sama-sama dari sapi! Menantu miskin itu kalau dienakin, takut malah melunjak nanti, Bu!" ujar Bu Ning menggebu-nggebu. Sementara Bu Indah, hanya mengusap dada dengan lapang.
Dia berdoa, semoga saja anak perempuannya tak mendapatkan mertua kejam, seperti wanita di depannya.
Hot Chapters