Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Malam Itu, di Pelukan Sahabat Suamiku

Malam Itu, di Pelukan Sahabat Suamiku

"Aku harap kamu tetap jadi diri kamu sendiri, ya, Thea. Aku selalu menerima kamu apa pun keadaan kamu." Althea membeku di posisinya berdiri. Althea masih berdiri di depan cermin setelah panggilan itu terputus. Kata-kata Kael masih tertinggal di kepalanya, bukan sebagai sesuatu yang membingungkan, tapi justru sebagai sesuatu yang menenangkan dengan cara yang tidak bisa ia jelaskan. Kael selalu berbicara seperti itu, seolah tahu kapan harus meredakan pikirannya tanpa membuatnya merasa dihakimi.
1062.4K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as kata-kata sendiri lebih tenang
Show Reviews (15)
Read
+Library
Nayyarara
maaf ya teman2 ada kesalahan update untuk bab terakhir bab 288 itu harusnya bukan di-update sekarang tapi untuk beberapa hari lagi. aku sedang mengajukan editing tapi masih proses dan semoga ga ada kendala untuk editing nga ya.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
Obsessed

Obsessed

katanya cepat. “Aku tahu.” “Kamu nunggu ya?” “Sedikit.” Nada suaranya tenang. Terlalu tenang. Lingga menangkapnya. “Kamu kesel?” “Enggak.” “Alina.” Ia terdiam beberapa detik. “Aku cuma… kadang merasa kita lagi jalan sendiri-sendiri.” Lingga menelan ludah. “Kita memang lagi jalan sendiri-sendiri. Tapi bukan berarti nggak bareng.”
927 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as kata-kata sendiri lebih tenang
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Dari retakan itu keluar kilau putih, menyebar ke sekeliling seperti debu cahaya. “Dia... tenang,” bisik Liora. Risa menunduk, tangan gemetar. “Aku cuma... ngomong dari hati.” Gerry nyengir lemah. “Ya ampun, baru kali ini musuh kalah gara-gara kata-kata.” Risa nyengir kecil. “Kadang yang paling butuh dilawan bukan musuh, tapi bagian dari diri sendiri.” ---
1.4K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as kata-kata sendiri lebih tenang
Read
+Library
A pair of love rings

A pair of love rings

kata ku sambil tersenyum "Mau kaka anterin gak?" "Gausah ka, aku bisa berangkat sendiri pake sepeda" "Yaudh aku berangkat dulu ya ka kalo ada yang nanya jawab aja kayak tadi, dah ka Assalamualaikum" "Waalaikumsalam" Aku segera berangkat menggunakan sepeda Aku mengayuh sepeda dengan rasa gembira Ketika aku sampai ditaman ternyata Anita udah nyampe duluan
102.1K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as kata-kata sendiri lebih tenang
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Dia menunggu dengan sabar sampai dia selesai melampiaskan emosinya. Kemudian dia tersenyum dan berkata dengan lega, "Tuan Novanda, Anda lebih senior dari saya. Anda pasti mendengar sebuah ungkapan 'keseringan marah hanya akan melukai diri sendiri', jadi cobalah untuk tenangkan diri Anda."
8.8146.0K viewsCompletedAdded to Library 5.8K Times as kata-kata sendiri lebih tenang
Read
+Library
The Gray Silhouette of Love

The Gray Silhouette of Love

Hawa ini seperti, hawa tenang sebelum badai. "Good for you, Ra. Good for you!" Kalimatnya juga terasa aneh didengar. But, "Thanks" mungkin itu hanya dugaan ku saja, bukan sebuah isyarat. Mungkin aku harus membawa topik lain yang lebih ringan untuk mencegah bagai besar itu datang dan merusaknya. "Ahhm, ka...kauuu... sendiri ..." Mungkin dimulai dengan kabarnya. "Bagaimana kabarmu?"
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 268 Times as kata-kata sendiri lebih tenang
Show Reviews (4)
Read
+Library
Wika Cahaya
Bagi para reader "d-grey sillhouette of love" karena bab awal unlock yg terlalu panjang hingga babnya jd malah, bisa langsung loncat ke bab 35... yang chapternya sudah lebih pendek. Thank for your support guys! Bless you all.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Invitasi

Invitasi

“Jangan berlebihan! Berpikir seperti itu hanya akan menakut-nakuti diri sendiri.” “Tapi semuanya memang aneh! Pulaunya, bangunannya, situasinya, keberadaan kita. Apa hanya aku yang merasa aneh? Apa Mika enggak merasa aneh?!” “Aneh, memang aneh.” Mika menanggapi dengan tenang. Karena hanya ketika ia tenang, ia bisa membuat lawan bicaranya ikut tenang. “Tapi menakut-nakuti diri sendiri hanya akan memperburuk keadaan. Tidak akan mengubah apa pun. Jangan khawatir, semuanya pasti baik-baik saja. Kita pasti keluar dari tempat ini.”
9.910.1K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as kata-kata sendiri lebih tenang
Read
+Library
Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

ucap Lika lagi, bicara sendiri. .............
1040.4K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as kata-kata sendiri lebih tenang
Read
+Library
Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

“Tapi lo keliatan lebih tenang, An. Biasanya lo tuh ribet sendiri.” Andini terdiam sejenak. Ia menyesap minumannya, membiarkan rasa dingin menenangkan tenggorokannya. Tenang… mungkin iya. Setelah beberapa hari terakhir, banyak hal di dalam dirinya seperti bergeser. Pelan, tapi pasti. “Gue cuma lagi nyoba jalanin hidup lebih pelan aja,” ucapnya akhirnya. Siska menyeringai. “Tumben filosofis.”
1074.5K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as kata-kata sendiri lebih tenang
Read
+Library
Aku bukan Alea

Aku bukan Alea

Luna menunduk, menggigit bibir. Dan Keenan untuk pertama kalinya tidak punya kata kata. Beberapa detik kemudian, seseorang berbisik pelan, "Alea keren banget barusan…" Dan entah kenapa, untuk pertama kalinya sejak masuk ke dunia ini, Alea merasa… menang. Bukan karena ia berhasil mempertahankan citranya tapi karena akhirnya, ia belajar sesuatu: bahwa di dunia yang penuh naskah dan prasangka, kadang satu satunya senjata paling tajam bukanlah teriakan, melainkan ketenangan yang tak tergoyahkan.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as kata-kata sendiri lebih tenang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status