Silakan Urus Sendiri Ibumu, Mas!
terangku panjang lebar.
Mendengar perkataanku yang demikian, membuat mereka semua terdiam. Rita pun yang tadinya seakan mau menyerangku, dengan kata-kata pedasnya menjadi terdiam seribu bahasa.
Semoga saja diamnya mereka itu menandakan, kalau mereka semua mengerti san menjadi insyaf. Sehingga mereka semua menjadi seorang manusia, yang menghargai manusia lainnya.
"Ya sudah, sekarang sudah tidak ada rahasia-rahasia lagi, bukan? Sekarang kita nikmati liburannya. Masa iya mau liburan, tetapi yang ada malah perselisihan," saran Mas Raka.