MENJADI ISTRI KEPONAKAN MAMAKU
Mereka duduk bersandingan di bangku panjang.
“Pernah lah! Aku kan emang orang kampung, makananku pecel, tempe, bakso, mainku di kebun, paling jauh ke alun-alun kota. Nggak seperti Mas Wisnu yang ke kafe, ke bar, ke hotel” Sepertinya sudah mulai kecolongan ingin menanyakan perihal pesan itu. Tapi Amanda mencoba menahan diri lagi. ‘Sabar, dong, Amanda!’