KAU MENDUA AKU PUN SAMA
“Peyot, Mbak, buka langsing. Tulang dibungkus kulit doang, apa bagusnya,“ cibir Hasna.
“Tapi emang bagus kok, Mbak. Kayak Eonni Korea.“ Hilya yang tengah dirias mendukung ucapan MUA. Dari keempat saudara Mas Hangga, memang hanya dia yang baik padaku. Tapi sayang, dia tinggal terpisah di kota sebelah. Mengikuti sang suami.
“Korea apa? Kroya sih iya.“ Mbak Nena mendelik padaku.
“Huum, peyot ya peyotlah.“ Mbak Hanin mencebik sambil bersidekap. Aku yang sedang dirias asisten MUA pun, hanya bisa diam dengan mata berkaca-kaca.
Bab Populer