Rahasia Terlarang Dosen Tampan
’
Ia kemudian, meletakkan ponsel di meja kecil, menyeruput koktail dingin yang tadi dipesannya dari layanan kamar.
“Hmm, ini dia! Permainan baru dimulai. Taktik kecil tapi pasti,” gumamnya penuh percaya diri. Ia meletakkan ponselnya di meja, menyeruput koktail lagi, lalu mendadak tertawa kecil. “Aku memang berbakat. Kalau bukan aku, siapa lagi yang bisa bikin hidup lebih berwarna?”
"Hmm, Burhan si Jenius, seorang mastermind sejati! Salute!" katanya sembari mengangkat gelas, seolah merayakan keberhasilannya.
الفصول الرائجة