Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Husband billionare

Husband billionare

ejek Ega "Arisan." "Dasar calon emak-emak. Hahahahha." "Biarin, tapi menghasilkan." "Ya-ya. Ya sudah ayo buruan ngomong mulu." Ketiga gadis cantik itu turun dan keluar dari hotel jalan-jalan. Namun sessat perjalanan mereka terhenti karena melihat sosok tampan itu tebagh bersama wanita lain. Dia adalah Alden suami Yasmine. Yasmine menatap mereka dari kejauhan membuatkannya yang dilakukan. Dengan isengnya ia menelpon suami dan ternyata diangkat
3.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 90 fois en tant que kedai tiga nyonya
Read
+Librairie
Menantu Bungsu Nyonya Devardo

Menantu Bungsu Nyonya Devardo

Pedra yang kesal ingin segera menyusulnya. "Sudahlah, Pedra. Biarkan dia pergi. Kita nikmati saja dulu perhiasan indah ini, barulah setelah itu kita rampas semua kartu black gold gadis sombong itu. Mengerti?" ucap Nyonya Devardo sambil memilin semua perhiasan yang ada di kotak kayu milik Isabell tadi.
109.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 324 fois en tant que kedai tiga nyonya
Read
+Librairie
Menjinakkan sang Alpha Tiran

Menjinakkan sang Alpha Tiran

Begitu sampai di hadapan keduanya Reiki menunduk sebagai tanda hormat, yang di balas Kayne dengan anggukan kepala. “Ayo nenek dan juga bibimu sudah menunggu” ajak Kayne Mereka berjalan menuju kediaman De Sade. Rea berdecak saat sudah sampai, terlihat mansion yang bahkan lebih besar dari mansion mereka di Kerajaan Utara. Sang nenek, Wendy De Sade sudah menunggu mereka di depan pintu dengan senyum lembut. *** “Wajahmu benar-benar sama dengan Flori hanya bibir seperti ayahmu” ucap Wendy melihat wajah cucunya dengan seksama.
102.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 83 fois en tant que kedai tiga nyonya
Read
+Librairie
Lima Tahun Sebelum Tragedi Pernikahanku

Lima Tahun Sebelum Tragedi Pernikahanku

tanya Nyonya Septa pagi itu. Tiga minggu berselang sejak kejadian itu dan sekarang adalah hari acara 3 bulanan Kinan. Semuanya bersiap sejak kemarin dan kini Nyonya Septa sengaja datang pagi-pagi untuk melihat lebih lanjut persiapan Kinan dan Saka. “Sudah, Ma. Semua sudah beres. Pengantennya lagi dandan,” sahut Saka yang menjawab.
1071.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.0K fois en tant que kedai tiga nyonya
Read
+Librairie
MAHLIGAI: Istana yang Kujaga

MAHLIGAI: Istana yang Kujaga

tanya Kana dengan antusias. "Namanya Kaisar dan Permaisuri, mereka biasa dipanggil Kai dan Suri. Keduanya sangat pintar, apalagi Kai… dia sangat dewasa dan juga sangat pintar. Kai dan Suri pasti bahagia bertemu dengan Mami," jawab Adam. "Mami tidak sabar bertemu mereka! Belum bertemu saja sudah bahagia begini, apalagi nanti langsung bertatap muka." "Kita bersiap-siap! Mami akan ke Jakarta tiga hari lagi. Malam ini, Adam masih ada urusan di sini," ucap Adam.
1035.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 818 fois en tant que kedai tiga nyonya
Read
+Librairie
Istriku Teman Anakku

Istriku Teman Anakku

Hanya dua tahun kosong, lagi-lagi Dea hamil anak keduanya, sehingga Aldi punya keluarga besar, kalau anak Atiqah yang kedua cowok, anak pertama Dea cewek dan anak keduanya cowok. Sehingga kompletlah kini di rumah besar itu ada 3 cowok dan 4 cewek. Namun jejak masalalu akhirnya datang juga…! 13 tahunan kemudian, Aldi kaget sekaligus senang-senang saja, saat ada 3 remaja, satu cewek cantik dan dua cowok ganteng datang ke rumah mereka. Ternyata inilah anak-anaknya dari Seria, Inaya dan Elita, 3 wanita cantik asal Dayak yang dulu jadi cem-cemannya di masa muda.
1023.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 693 fois en tant que kedai tiga nyonya
Read
+Librairie
Alana Sang Nyonya Pewaris

Alana Sang Nyonya Pewaris

“Ini baru Nyonya Alana. Dingin dan mematikan.” Alana refleks menepuk jidat. “Astaga ….” Suasana canggung sudah kembali mencair. Kendrik menanyakan penawaran apa yang sebelumnya akan Alana ajukan dengan imbalan yang kini malah harus Kendrik terima cuma-cuma. Alana awalnya tidak mau mengatakannya dan memilih untuk beranjak menghampiri Nathan. Namun, bukan Kendrik namanya kalau tidak bertingkah petakilan, dia menghalangi jalan Alana, merentangkan kedua tangannya bahkan menarik-narik tangan Alana seperti bocah yang merengek pada Ibunya.
888 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 22 fois en tant que kedai tiga nyonya
Read
+Librairie
Jenderal, Nyonya Muda Menginginkanmu!

Jenderal, Nyonya Muda Menginginkanmu!

"Hamba sudah menyiapkan segalanya! Seluruh negeri sudah tahu bahwa hamba akan menjadi istri Jenderal Lee minggu depan. Jika pernikahan ini dibatalkan sekarang, ke mana hamba harus menaruh wajah hamba? Hamba akan menjadi bahan tertawaan di seluruh negeri!" Xinyi jatuh berlutut, memohon dengan air mata yang mulai bercucuran. Ibu Suri menatap cucunya dengan pandangan muak. "Diam, Xinyi! Kau tidak mengerti taruhan yang sedang kita mainkan di sini!"
1041.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.0K fois en tant que kedai tiga nyonya
Read
+Librairie
Ayah, Jangan Bunuh Aku!

Ayah, Jangan Bunuh Aku!

“Nyonya, Chenyun telah menemukan dua orang pengganti Chenyun. Apakah Nyonya bisa memberikan keringanan bagi Chenyun? “Tanya Chenyun menunjuk dua orang gadis di atas ranjang. Orang yang dia panggil Nyonya itu mendekat ke arah ranjang dan menyentuh wajah kedua orang gadis itu lalu terpukau. “Mereka benar benar sangat cantik, kulit halus dengan usia yang muda. Tuan pasti sangat menyukainya! Kita akan mendapatkan keuntungan besar, kamu juga sama. “Ucap Nyonya menepuk bahu Chenyun. “ Terima kasih, Nyonya. Asalkan bisa menyelamatkan nyawa saja sudah bagus. “Baalas Chenyun dengan senyum pahit. “Apakah kamu tahu latar belakang kedua gadis ini? “Tanya Nyonya dengan penasaran dan terus menyentuh kulit
104.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 124 fois en tant que kedai tiga nyonya
Read
+Librairie
Tiga Wanita Jagoan

Tiga Wanita Jagoan

Sepertinya terburu-buru dan mendesak, terdengar dari tempo ketukannya yang kuat. Tak lama berselang, Bi Tinah masuk ke kamar beriringan dengan seorang wanita bergaya muslimah. Berbalut gamis dengan warna cerah senada dengan jilbabnya. Wajahnya dipenuhi dandanan yang apik. Di tangannya menyeret koper besar. Senyumnya mengembang ramah, menghampiri seraya berkata, “Kakak dan ponakannya Kak Tinah ya, perkenalkan saya Laila, adik seperguruannya dari padepokan.” Dia mengulurkan tangan menjabat tangan, Ria dan Mak. Mereka memamerkan gigi dan mengangguk menerima salamnya.
105.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 158 fois en tant que kedai tiga nyonya
Read
+Librairie
Dernier
1
...
45678
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status