Aku Bosan Menjadi Istrimu
Semakin aku gugup, semakin tidak bisa berpikir otak ini.
Ah, aku ingat, masih ada tas. Segera kubongkar isi tas, yang dari tadi sore belum sempat mengeluarkannya. Berharap, menemukan sebuah keajaiban, dengan menemukan baju yang layak pakai. Namun nihil, kebanyakan daster, dan ada satu baju yang lumayan layak, tapi aku tak ada niat untuk memakainya.
Aku keluar kamar dengan malu-malu. Bagimana jika Ibas mentertawakanku. Benar saja, saat aku keluar, empat mata itu memandangku dengan tatapan tak percaya.
Hot Chapters