Pewaris Tunggal
Saat itu ia berpikir mungkin faktor kakinya yang masih patah, tapi kini semua terbongkar, ternyata ada urat yang salah dan kini kembali pa Sahar memijat bagian punggung dan bergeser ke paha nya yang sudah 95 persen sembuh.
“Kamu perlu seminggu berada di sini, aku akan memijat paha kamu yang pernah remuk itu setiap hari, agar normal kembali. Juga urat kejantanan kamu itu, tak bisa hanya sekali pijat, harus 3 atau 4 kali. Pekerjaan pa Bahran sudah bagus, tapi ibarat batu, belum halus dan harus di perhalus lagi agar normal seperti sedia kala, paham!”
Aldot langsung mengangguk dan dia pun dipersilahkan masuk rumah dan tidur di kamar milik adik Dayang, yang kini sedang kuliah di Banjarmasin, Aldo
Sikat na Kabanata