Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cassy

Cassy

Tapi yang ada hanya gelengan kepalaku sebagai jawabannya. "Kamu yakin gak ingat sama Aku?" Pria itu kembali tersenyum, kali ini sedikit memiringkan kepalanya ke samping. Awalnya Aku tak mengerti dengan tingkahnya, tapi saat melihat ada lesung pipit yang cukup dalam di pipi kanannya dan ada tahi lalat di bawah cuping telinga kanannya. Aku langsung teringat satu-satunya temanku yang memiliki keduanya hanya ....
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai kedutan di pipi kiri
Baca
+Pustaka
Antara Cintamu dan Cinta Ayahmu

Antara Cintamu dan Cinta Ayahmu

"Heh, punya otak ga - Plaaaaakkkk! Belum sempat Radit menyelesaikan makiannya, sebuah tamparan keras mendarat telak di pipi kirinya. Kekuatan tamparan itu begitu besar hingga membuat wajah Radit tertoreh ke samping, meninggalkan bekas kemerahan yang berdenyut instan.
435 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai kedutan di pipi kiri
Baca
+Pustaka
Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

ucap Dirga lembut. Pria itu membuka tutup tube, mengeluarkan sedikit krim putih di ujung jarinya, lalu dengan sangat hati-hati mengoleskannya ke atas pipi kiri Bianca yang memarnya sudah sedikit berkurang. ​“Aww... Dingin, Kak Dirga,” Bianca meringis pelan, kepalanya sedikit menjauh namun Dirga menahannya dengan lembut pada bagian dagu.
1045.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kedutan di pipi kiri
Baca
+Pustaka
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Ia lalu menggunakan alat pengaplikasi dari sutra halus untuk menempelkan sedikit bubuk bedak kemudian menepuk-nepukkannya dengan lembut di pipi dan dahi, mengaplikasikan semuanya dengan merata. Ketika menaruh kembali bedak tabur di meja, Shen Ling segera mengambilnya lalu mulai merias diri. Namun, baru saja ia selesai memoles bagian pipinya, sudut matanya menangkap gerakan adik iparnya yang aneh. Ia berbalik untuk melihat. Mendapati wajah itu telah memerah seperti kepiting kukus. Matanya segera melebar. “Apa, apa yang terjadi dengan wajahmu?”
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai kedutan di pipi kiri
Baca
+Pustaka
Tuan Felix, Nona Minta Tanggung Jawabmu!

Tuan Felix, Nona Minta Tanggung Jawabmu!

Pipinya bengkak di sisi kiri—bekas tamparan Fiona yang masih terasa perih. Bibirnya pecah di sudut kanan, sudah mengering tapi masih menyisakan rasa sakit setiap kali ia menelan ludah. Matanya sembab, lingkaran hitam di bawahnya menunjukkan berapa banyak malam tanpa tidur yang ia lewati.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kedutan di pipi kiri
Baca
+Pustaka
Skandal Cinta Surrogate Mother

Skandal Cinta Surrogate Mother

sahut Nabila singkat. Ya, kemarin di pergelangan tangannya masih terlihat memerah. Ia bilang kepada teman-teman kerjanya kalau itu karena alergi. "Kamu masih ada stok garam gak? Apa ini buat aku?" tanya Pipit memastikan. "Tu buat kamu. Aku masih banyak!" sahut Nabila lagi. "Ya udah, aku balik dulu. Dadah, Zayn ganteeng!" Pipit pun mengecup pipi gembil Zayn sebelum bangkit. "Makasih, Nab! Assalamualaikum!"
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai kedutan di pipi kiri
Baca
+Pustaka
Berondong Kesayanganku

Berondong Kesayanganku

"Sepertinya mulai bengkak, Sayang." "Pantesan pipiku rasanya tebel, Ken." "Harus segera dikompres." Telapak tangan Kenan menyentuh pipi itu seolah-olah sedang mengompres. Tanpa sadar, Rania duduk miring sambil memegang tangan Kenan yang menempel di pipinya. Rania memejamkan mata. Hangat telapak tangan itu membuat rasa nyeri di pipinya terasa lebih ringan.
843 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai kedutan di pipi kiri
Baca
+Pustaka
JANGAN SALAHKAN AKU SELINGKUH (Hasrat Panas Musuh Suamiku)

JANGAN SALAHKAN AKU SELINGKUH (Hasrat Panas Musuh Suamiku)

Plak! Bertubi-tubi tamparan mendarat di pipi Ken hingga wajahnya memerah. “Ah! Sakit, Rimbun! Berhenti!” jerit Ken sambil menahan pedih, tapi ia sama sekali tidak menangkis. Namun Rimbun belum berhenti. Tamparannya terus mendarat, meninggalkan bekas jari di pipi Ken yang kini tampak memanas. Rimbun akhirnya berhenti ketika Ken menahan tangannya.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai kedutan di pipi kiri
Baca
+Pustaka
Pewaris Pedang Sulur Naga

Pewaris Pedang Sulur Naga

Kali ini pipi kiri yang menjadi sasaran. "Mengapa kau menamparku lagi? Aku hanya mengatakan yang sebenarnya kalau gadis itu sangat cantik dan tidak boleh dilenyapkan." Dia meraba pipi kirinya yang terasa panas dan sakit. Lengkap sudah penderitaan wajahnya. Melihat itu, Sekar Pandan mengulum senyum karena geli melihat kelakuan mereka. "Otak mesummu memang tidak ada duanya, tapi sangat lambat melihat bahaya," tukas Suto tersenyum bringas.
8.520.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 680 kali sebagai kedutan di pipi kiri
Baca
+Pustaka
Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda

Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda

"Aduh!" Tepukan kecil yang kulakukan secara spontan ke pipi, telah membuatku menjerit tanpa sadar. Selain nyeri, sebelah wajahku juga terasa kebas. Salah satu mataku bahkan sulit terbuka. Pelan-pelan merabanya. Mengorek benda kasar yang menempel secara memanjang ke bawah di salah satu sisi pelipis. Benar, ini darah yang telah mengering. Pantas saja seputaran mata sebelah kiri terasa lebih 'gemuk' dari sebelahnya. Pantas saja sulit membuka.
9.366.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kedutan di pipi kiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status