Pura-Pura Buta
Apa ini akhir dari cintaku?
Hari terus berlalu. Aku memang fokus pada kuliah dan kerja. Pernah, aku dan Mama tidak sengaja bertemu dengan Delia di swalayan. Rasanya senang melihatnya baik-baik saja. Rinduku membuncah ingin sekali berlama-lama menatapnya. Wajahnya cerah, senyumnya merekah, apalagi saat melihat Mama. Namun sayangnya sikap Mama dingin. Kulihat Delia seperti menyadari sikap Mama padanya. Namun aku tidak bisa berbuat apa-apa. Rasanya sungguh tersiksa. Bagaimana cara menjelaskan kepada Mama, kalau anggapan Mama pada Delia itu salah. Bagaimana caraku memperjuangkan Delia. Hanya dia yang kuinginkan untuk menjadi permaisuri hatiku.
Dan hari itu adalah pertemuan kami yang terakhir kal