Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya
Bukan rasa sakit yang tajam dan menusuk, melainkan sensasi terbakar yang lambat, berat, dan tumpul, seolah-olah seluruh darah di dalam pembuluh darahnya telah digantikan oleh timah cair yang mendidih.
Ketika kelopak mata kanannya perlahan terbuka, dunia terasa berputar. Pandangannya kabur, diselimuti oleh lapisan warna merah darah akibat pembuluh kapiler matanya yang pecah. Sementara itu, mata kirinya sama sekali tidak bisa digerakkan; kelopak matanya lumpuh, terkunci rapat oleh sisa kejang saraf pusat.
Di sudut visi kaburnya, sebuah baris teks biner dari sistem Aegis berkedip dengan warna indigo yang sangat redup, bergetar seperti lampu neon tua yang nyaris mati.
Bab Populer