Kukembalikan Seserahan Calon Suamiku
Ibu melihat kami semua bergantian, lantas mengangguk.
"Kak Dirga, terima kasih, Kak. Tolong maafkan aku," ujarku, sesaat setelah kesadaranku telah kembali. Kutundukkan kepala ini. Rasa bersalah begitu besar saat ini. Cincin yang satu bulan terakhir melingkari jari manis, kini kulepas, untuk dikembalikan pada pemberinya.
"Dan, maaf, ini, harus kukembalikan, Kak," ujarku, seraya mengulurkan cincin yang pernah menjadi pengikat hubungan kami hingga hari ini.
Hot Chapters