ARWAH SI KEMBAR
ucap Ibu.
"Terima kasih, Bu,"
Aku keluar dari kamar Ibu dan mendekati Mas Dirga.
Aku menyelipkan amplop berisi uang kepada Mas Dirga, ia pasti sudah paham maksudku.
"Le, Simbah mau pesen sama kamu, arwah itu juga ada kaitannya sama kamu, pandang anak dalam kandungan istrimu, jaga baik-baik. Jangan macam-macam dengan yang lain," kalimat terakhir diucapkannya dengan membisik, namun masih dapat kudengar.
Hot Chapters