KELAMBU MERAH JAMBU
penuh dengan kekhawatiran, Kenzy bertanya, "Kamu kenapa Nya, sakit?"
Oooh, ooohhh, my God!
Dalam waktu sekian detik lamanya, aku hanya bisa berdiri mematung dengan tubuh yang mulai gemetar karena dibanjiri oleh keringat dingin. Sungguh, rasanya lebih baik tersedot ke dalam bumi dan hilang. Minimal, tidur di pesawat sampai besok pagi mereka siap melanjutkan penerbangan ke Jakarta. Oooh, ooohhh, itu pasti jauh lebih baik, kan? Huuueeekkk, aku semakin mual, pusing dan lemas sampai-sampai hanya bisa mengucapkan hemmm, hemmm ketika Kenzy bertanya, "Anyelir, are you OK?"
Hot Chapters