Bisikan Tengah Malam
Namun suatu hari, saat usianya genap 9 tahun, perlahan dia mulai paham.
Dulu, dia belum mengerti mengapa dia selalu disuruh Bapaknya ke rumah Mbah Ramungso, Dukun yang tinggal di pinggir hutan, tak jauh dari rumah Sang Majikan. Sebuah buntalan kecil kain putih, diserahkan dukun yang memakai kalung batu besar dan taring babi itu setiap jelang sore. Lalu buntalan kecil itu akan diserahkan Samiran pada Bapaknya, yang kemudian akan menyelinap ke ruangan pemujaan Dewa untuk bertemu Gayatri sambil berbisik-bisik.