KAU MENDUA AKU PUN SAMA
“Ka-mu apaan sih?“ ujarku sambil menggigit bibir bawah. Entah kenapa, rasanya malu mendengar dia mengatakan hal yang menurutku ... Intim.
“Enggak apa-apa. Aku hanya mencoba memahami kamu,“ jawabnya masih ketus, dengan wajah datar. Aku membulatkan bibir, lalu menyuapkan potongan chicken katsu ke mulut.
“Mas Hangga nggak nginep, kok. Cuma mampir sebentar, terus pulang,“ sahutku.
“Serius?“ tanyanya dengan ekspresi melongo, yang membuatku tak mampu menahan tawa karena geli yang tiba-tiba menyerang.
“Tau gitu, malam video call kamu,“ gerutunya. Aku tersenyum tipis dan kembali menyantap bekal makan siang. Begitupun dengannya.
Bab Populer