Ketika Istriku Minta Talak
Sakit kepalaku dengan kebingungan ini.
“Hey! Anda dengar tidak? Saya bertanya siapa nama Anda? Malah ngelamun! Tolong, ya, kalau ikut mata kuliah saya, masalah di rumah jangan bawa-bawa ke kelas saya! Paham!” tegasnya, masih menatap tajam.
“Saya Embun, Pak,” jawabku menunduk. Kutekan perasaan di dada. Mungkin dia benar-benar telah lupa padaku. Biarlah, aku bisa apa.