NAJENDRA
Sebelum melangkah pergi lebih jauh, pria itu berbalik badan sambil memasang ekspresi jengkel dan masam.
“Siapa dirimu? Apa peduliku? Paling hanya anak orang kaya yang tersesat,” pikirnya.
“Aku ini Pangeran! Pangeran dari Kerajaan Agung!” ungkap Najendra dengan lantang.
Namun sayangnya dia tidak ditanggapi serius. Pria tua itu tertawa bahak-bahak lalu berkata, “Pangeran? Hei, nak, Kerajaan Agung sudah lenyap jadi abu. Pemberontak itu yang melakukannya. Dan kami bahkan tidak peduli tentang hal itu, yah, lagi pula kami tidak berada di wilayah kerajaan itu.”
Hot Chapters