PENDEKAR MACAN TUTUL
“Tapi perlu aku beritahukan kepadamu, Kuda Hebat, bahwa salah satu pangeran itu adalah adik kandungku, putra dari Tuan Agungmu, Gustri Prabu Kertadana. Namanya Pangeran Pangeran Prabaswara. Tampaknya ia tak paham, bahwa ia bukan putra kandung Gustri Prabu Natanala. Ia masih bayi ketika Ayahanda Gustri Prabu Kertadana mangkat.”
“Duh Gusti,” ucap Kuda Hebat, “berarti hari ini aku mendapatkan kebahagiaan yang berlipat-lipat. Kedua Tuan Mudaku ada di sekitarku.”
“Benar sekali, Kuda Hebat,” ucap Panji Jagat. “Oh ya, pertunjukannya akan diadakan sebentar sore, tak lama lagi. Aku ingin kautampil yang gagah. Aku memintamu agar kamu mau dimandikan dulu. Kamu harus menjadi kembali menjadi kuda yang r
Bab Populer